Okupansi Hotel Jogja Tembus 70 Persen Saat Long Weekend, Ini Kata PHRI
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Fasilitator Bank Sampah Kota Jogja menyampaikan cara mengolah sampah organik menjadi eco enzyme di Kelurahan Pakuncen beberapa waktu lalu. (Dok. Kelurahan Pakuncen)
Harianjogja.com, JOGJA–Dalam upaya mengurangi sampah organik, Kelurahan Pakuncen, Kemantren (Kecamatan) Wirobrajan, Kota Jogja menggelar pelatihan pengolahan sampah organik menggunakan eco enzyme, beberapa waktu lalu.
Lurah Pakuncen, Budhi Riyanto menyampaikan pelatihan digelar untuk meningkatkan kapasitas warga Pakuncen dalam mengolah sampah organik. Budhi menyampaikan warga melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) telah berkomitmen untuk mengolah sampah organik dan anorganik yang diproduksi.
Menurut Budhi, komitmen ini juga sejalan dengan Gerakan Zero Sampah Anorganik (GZSA) yang diusung Pemkot Jogja tahun ini.
BACA JUGA: Ini Line Up Indonesia vs Palestina, Jadi Pembuktian Pemain Naturalisasi
“Kami memiliki komitmen untuk mengurangi sampah, bukan hanya sampah anorganik namun juga organik. Kami juga berusaha untuk mengurangi sebanyak mungkin, karena jumlah sampah organik cukup besar,” katanya, Selasa (13/6/2023).
Untuk mendukung komitmen warga, Kelurahan Pakuncen menyelenggarakan pelatihan pengolahan sampah organik dengan eco enzyme. Menurut Budhi, pengolahan sampah menggunakan eco enzyme dipilih karena proses pengolahannya mudah dilakukan, selain itu eco enzyme juga memiliki berbagai manfaat.
“Dengan mengolah sampah menjadi eco enzyme, selain mengurangi sampah yang ada, diharapkan warga juga dapat memetik manfaat eco enzyme seperti untuk pupuk tanaman, pestisida, dan untuk perawatan kulit,” ujarnya.
Budhi menyampaikan setelah pelatihan, jajarannya akan mendampingi warga yang mengikuti pelatihan dalam pembuatan eco enzyme. “Harapannya warga dapat konsisten mengolah sampah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.