Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ilustrasi nyamuk DBD/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Peningkatan suhu udara yang terjadi akibat perubahan iklim dapat berpengaruh pada meningkatnya potensi demam berdarah dengue (DBD). Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan.
Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Riris Andono Ahmad, mengatakan secara teori, peningkatan suhu udara dapat menyebabkan meningkatnya wilayah nyamuk aides aigepti untuk berkembang biak.
“Kalau misalnya umumnya di daerah-daerah tropis, karena pemanasan global dia bisa meluas sampai ke subtropis. Karena suhunya meningkat, dia bisa sampai di daerah yang tinggi yang biasanya suhunya dingin,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (15/6/2023).
Kemudian suhu yang hangat juga dapat mempercepat nyamuk untuk tumbuh dewasa dan berkembang biak. “Hal itu yang menyebabkan risiko DBD itu menjadi lebih besar. Jadi berpengaruh suhu udara tinggi terhadap potensi DBD,” kata dia.
BACA JUGA: Nyamuk DBD Lebih Ganas saat Kemarau, Ini Saran Dinkes Kulonprogo
Untuk mengantisipasi DBD ini, Pemda DIY bersama UGM telah melaksanakan World Mosquito Program (WMP) di wilayah Sleman, Kota Jogja dan Bantul.
Program ini merupakan pencegahan penyebaran penyakit DBD dengan cara pelepasan nyamuk Wolbachia, nyamuk yang membawa bakteri Wolbachia, yang memiliki peran untuk menghambat kehidupan dari virus dengue dalam nyamuk Aedes aegypty.
Saat ini program tersebut telah selesai dilaksanakan dan menurutnya hasilnya sangat positif dengan terlihatnya pengurangan kasus dengue. “Secara umum kejadian dengue-nya turun. Kemudian menurut Dinas Kesehatan, pemintaan untuk fogging juga semakin kecil,” ungkapnya.
Meski demikian masyarakat tetap diimbau untuk mengantisipasi penularan DBD dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan. “Karena nyamuk kan tidak hanya menyebarkan DBD, juga menyebabkan ketidaknyamanan. Menjaga kebersihan. Harus menjadi kebiasaan kita,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp59.850 per kg menurut PIHPS. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru, mulai beras, telur hingga daging.
Febrie Adriansyah mundur dari jabatan Jampidsus dan suratnya diterima Jaksa Agung. Kasus penggeledahan rumah di Sentul masih didalami polisi.
Spanyol melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Belgia 2-1. Gol Mikel Merino di menit akhir jadi penentu kemenangan dramatis.
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.