Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi Miras. Seorang pelajar SMK di Bantul tewas usia tenggak miras. (JIBI)
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Bantul, berinisial D, meninggal dunia usai pesta minuman keras (miras) oplosan di salah satu rumah warga di wilayah Dusun Jodog, Kalurahan Gilangarjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul.
Selain menelan korban jiwa, seorang lainnya yang ikut dalam pesta miras oplosan tersebut dikabarkan dalam perawatan di rumah sakit. Berdasarkan inormasi yang dihimpun, peristiwa pesta minuman keras oplosan tersebut dilakukan pada Minggu (18/6/2023) siang lalu.
BACA JUGA : Pesta Pernikahan Berujung Petaka, Korban Tewas Miras
Kejadian bermula, dua remaja berinisial D dan A datang ke rumah salah satu warga di Dusun Jodog. D yang merupakan siswa SMK dan A siswa SMP itu datang ke Jodog membawa minuman keras dan minuman kemasan. Di rumah warga di Jodog tersebut, keduanya meracik minuman keras dengan minuman kemasan tersebut.
“Jadi Minggu siang D dan A datang ke rumah seorang warga Jodog. D dan A lalu minum miras oplosan yang mereka bawa,” kata seorang warga di sekitar korban pesta minuman keras di Jodog yang enggan disebutkan namanya, Selasa (20/6/2023).
Masih menurut warga tersebut, setelah D dan A pesta miras, kemudian disusul oleh tiga pria dewasa dan satu remaja. Keempat orang tersebut ikut berpesta miras oplosan bersama D dan A. “Setelah meminum miras oplosan tersebut, A dan D mulai mengalami muntah-muntah. Keluarga kedua pelajar itu kemudian membawa mereka ke rumah sakit setelah mengetahui kejadian ini,” ujarnya.
Namun, nyawa D tidak dapat diselamatkan dan menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (18/6/2023) malam di sebuah rumah sakit swasta di Bantul. Sementara itu, A yang merupakan pelajar SMP masih menjalani perawatan hingga saat ini.
BACA JUGA : Korban Pesta Miras Oplosan di Bantul, Satu Pasien Masih
Menurut warga, mereka yang meminum miras oplosan di rumah warga di Jodog itu bukan pertama kalinya. Warga sekitar juga sudah mengingatkan agar tidak melakukan minum minuman keras di rumah warga di Jodog.
“Dulu itu sudah pernah diingatkan warga, namun ternyata masih terulang. Mungkin karena rumah yang dipakai minum-minuman ini jauh dari warga yang lain sehingga lebih bebas mereka kumpul,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.