287 Pelajar Ramaikan KAP Kota Jogja 2026, PASI Bidik Juara POPDA 2029
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Ilustrasi Covid-19 - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah pusat telah menetapkan status pandemi Covid-19 menjadi endemi, Rabu (21/6/2203). Menanggapi kebijakan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY masih menunggu regulasi lebih lanjut terkait dengan kebijakan yang akan diterapkan di DIY selama masa endemi.
Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie menyampaikan akan memberikan laporan kondisi dan situasi terkait dengan perkembangan Covid-19 DIY. Laporan tersebut, menurut Pembajun akan menjadi masukan bagi Gubernur DIY Sri Sultan HB X untuk menetapkan kebijakan lebih lanjut di skala daerah.
“Nanti kita menunggu Gubernur sebagai pimpinan daerah yang menyampaikan [kebijakan endemi di DIY]. Kalau sudah ditetapkan oleh Presiden Jokowi, nanti kami buatkan laporan kepada Gubernur bagaimana kondisi dan situasi di DIY,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Kamis (22/6/2023).
Meskipun telah ditetapkan menjadi masa endemi, menurut Pembajun masih dimungkinkan terjadinya kasus Covid-19 meskipun dalam jumlah yang minim. Pembiayaan terhadap pasien tersebut, menurutnya masih akan ditetapkan dalam regulasi lebih lanjut.
BACA JUGA: DPT Ditetapkan, Jumlah Pemilih di Gunungkidul Berkurang 1.305 Jiwa
“Kami tunggulah, setelah statement ini [statement Presiden Jokowi penetapan masa endemi] ada regulasi yang akan ditetapkan. Kebijakan-kebijakan yang ditetapkan [perlu memperhatikan] apakah masih ada satu dua tiga kasus menjadi beban pemerintah pusat, pemerintah daerah atau bagaimana? Nanti kita tunggu regulasi berikutnya,” katanya.
Menurut Pembajun hingga saat ini perkembangan kasus Covid-19 di DIY terus menurun. Meskipun begitu menurutnya penerapan protokol kesehatan perlu tetap dilakukan.
“Kami harus mengingatkan masyarakat pada kondisi tertentu masker tetap dibutuhkan, misalnya kalau kita merasa bahwa kita dalam kondisi yang tidak baik, bisa menyebabkan virus influenza batuk. Sebaiknya tetap memakai masker, walaupun sudah dinyatakan daerah kita endemi, tetapi itu salah satu cara kita menjaga diri dan orang-orang disekitar kita,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Regulator keselamatan AS menyelidiki sekitar 1,2 juta kendaraan Tesla Model 3 dan Model Y terkait dugaan kegagalan komponen suspensi yang berpotensi memengaruhi
Polresta Sleman meningkatkan penanganan dugaan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa UAD saat KKN ke tahap penyidikan. Pemeriksaan saksi dijadwalkan berla
Uni Eropa menginvestasikan 10 miliar euro atau sekitar Rp207 triliun untuk membangun tujuh pabrik AI raksasa. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat posisi Eropa
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih menjadi agregator produk UMKM dan kebutuhan pokok. Produk dari Bantul dan Sleman berpeluang dipasarka
Filipina bangkit dari tertinggal dan gulung Laos 4-1. Kartu merah di menit 12 ubah jalannya laga. Klasemen Grup A makin ketat.