Suarakan Pemilu Damai, Kalurahan Mantrijeron Gelar Budaya Hari Ini

Triyo Handoko
Triyo Handoko Sabtu, 24 Juni 2023 04:37 WIB
Suarakan Pemilu Damai, Kalurahan Mantrijeron Gelar Budaya Hari Ini

Lurah Mantrijeron Bambang Purambono saat menjelaskan potensi seni budaya di wilayahnya, Jumat (23/6/2023)./Harian Jogja-Triyo Handoko

Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Mantrijeron akan menggelar Gebyar Budaya, Sabtu (24/6/2023). Gelaran gebyar budaya tersebut menampilkan pertunjukan seni dari lima kampung di kelurahan tersebut. 

Gebyar Budaya yang diselenggarakan Kelurahan Mantrijeron tersebut bertujuan untuk mempromosikan Pemilu Damai pada 2024 mendatang. Selain itu juga untuk menunjang predikat rintisan kelurahan budaya dari Dinas Kebudayaan Kota Jogja.

Lurah Mantrijeron Bambang Purambono mejelasakn pemilu damai jadi salah satu fokusnya agar masyarakat di wilayahnya dapat menjaga keamanan dan kenyamanan bersama. “Pemilu ini kami ingin berlangsung dengan damai, riang gembira, dan bahagia bagi semua kalangan masyarakat. Untuk itu kami sampaikan dalam gelar budaya agar pesannya efektif diterima masyarakat,” jelasnya, Jumat (23/6/2023).

BACA JUGA: Keren dan Unik! Warga Pakuncen Dilatih Bikin Suvenir Cantik dari Limbah Minyak Jelantah

Bambang menyebut gelaran budaya ini juga dihadiri KPU Kota Jogja. “Nanti saat pawai budaya, KPU Jogja juga turut tampil dan mensosialisasikan pemilu damai. Selain itu kami juga ingin mewadahi minat masyarakat terkait seni budaya yang terus dilestarikan di Mantrijeron,” terangnya.

Kegiatan ini akan menampilkan pentas barongsai, karawitan, pentas wayang dalang cilik, hingga gunungan sebagai bentuk rasa syukur warga Mantrijeron. “Kami juga sedang dalam tahap rintisan kelurahan budaya, kedepan dengan gelar budaya ini kegiatan seni budaya dapat ditingkatkan,” katanya.

Potensi seni budaya masyarakat Mantrijeron, menurut Bambang, sangat beragam dan perlu diwadahi. “Masayrakt Mantrijeron punya banyak potensi seni budaya yang beragam dan kami sebisa mungkin mewadahinya,” ujarnya.

Seni budaya, jelas Bambang, jadi wahana mempererat ikatan sosial di Mantrijeron. “Budaya ini jadi pondasi penting dalam kehidupan masyarakat kami, ada banyak hal yang bisa dikolaborasikan dengan seni budaya agar hasilnya lebih maksimal, salah satunya pemilu ini kami cobakan agar dapat berlangsung aman dan nyaman dengan seni budaya,” ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online