Berstandar SNI, Pasar Imogiri Bantul Salah Satu Pasar yang Direnovasi Tahun Ini

Hadid Husaini
Hadid Husaini Jum'at, 07 Juli 2023 16:17 WIB
Berstandar SNI, Pasar Imogiri Bantul Salah Satu Pasar yang Direnovasi Tahun Ini

Pendistribusian Minyakita di Pasar Imogiri, Bantul, Rabu (15/3/2023)./Harian Jogja-Hadid Husaini

Harianjogja.com, BANTUL–Pasar Imogiri menjadi prioritas pasar rakyat yang akan direnovasi oleh Pemkab Bantul. Renovasi dilakukan agar sarana dan prasarana pasar tersebut memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Staf seksi Sarpras Bidang Sarana Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, Budi Widya Sundara Prabaningtyas menyampaikan bahwa perbaikan tersebut untuk memenuhi permintaan lurah pasar.

BACA JUGA: Dana Rp1,8 Miliar Diusulkan untuk Rehab Sejumlah Pasar di Bantul, Ini Daftarnya

"Sebenarnya banyak pasar yang direhab besar, tapi pasar Imogiri kita dorong karena sudah ber-SNI,” tuturnya pada Jumat (7/7).

Dia menyampaikan perbaikan tersebut akan dilakukan pada akhir September dan akan berakhir hingga akhir desember. Berbagai perubahan tersebut yang dilakukan oleh DKUKMPP Bantul tersebut bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) yang pengerjaannya meliputi perbaikan talang, pengecoran, dan drainase.

Selain itu beberapa faktor lain yang turut menjadi pencatatan penilaian SNI seperti penerapan pasar ramah difabel. “Sebenarnya masih bagus karena disini jadikan yang jadi catatan untuk yang jalur difabelnya masih kurang” tururnya. 

Tim dari SNI melakukan pengecekan setiap pasar yang sudah memiliki standar dan akan dilihat bagaimana kondisi sarana dan prasarananya.

Menurut Widya selama ini difabel sudah bisa mengakses pasar namun masih perlu banyak dibenahi seperti penambahan jalur Ram masih kurang banyak di lorong-lorong pasar.

BACA JUGA: Atap Bocor, Pasar Bantul Segera Direhab dengan Anggaran Rp1,5 Miliar

Selain pasar Imogiri menurutnya juga masih ada 10 pasar lain di Bantul yang juga mendapatkan untuk dilakukan perbaikan. Perbaikan pasar tersebut disebutnya untuk memberikan kenyamanan kepada pedagang dan juga pembeli. 

“Biar bakule nyaman, nggak ada yang mengeluh, kalau misal ada atap bocor kan nggak nyaman, kita semaksimalnya mengantisipasi,” jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online