Kali Oya di Semin Mengering Akibat Kemarau Panjang, Warga Hanya Temukan Hamparan Pasir
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Pemasangan spanduk pengalihan jalur di Karangmojo-Semanu, tepatnya di perempatan Srimpi, Senin (10/7/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perbaikan tahap pertama jalan rusak di ruas Karangmojo-Semanu mulai dikerjakan. Total anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan tersebut adalah sebesar Rp1,6 miliar.
Salah seorang warga di Kalurahan Karangmojo, Karangmojo, Widodo mengatakan jalan penghubung antara Kapanewon Karangmojo dengan Semanu itu memang rusak parah. Bahwan warga sekitar sempat protes dengan memasang spanduk bertuliskan Wisata Jeglongan Sewu di lokasi jalan rusak itu. “Jalannya memang rusak parah,” kata Widodo, Senin (10/7/2023).
Meski demikian, dia membenarkan saat ini sudah ada proses perbaikan. Pengerjaan itu dimulai sejak Jumat (8/7/2023) lalu. Salah satu titik yang dikerjakan berada di selatan SMA Negeri 1 Karangmojo dengan menggunakan alat berat. “Masih proses pemerataan dan pengerasan jalan sebelum diaspal,” ujar dia.
Untuk itu, Widodo menyambut baik adanya perbaikan ini. Ia berharap seluruh ruas diperbaiki semua sehingga tidak membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. “Ya kalau jalannya berlubang sangat berisiko terjadinya kecelakaan. Harapannya seluruh ruas yang rusak bisa diperbaiki semua sehingga aktivitas masyarakat bisa lancar,” katanya.
BACA JUGA: Jalan Rusak, Warga Pasang Spanduk: Orang Hamil Jangan Lewat Dulu
Adapun dampak dari perbaikan ini ada pengalihan arus untuk sementara waktu. Peringatan pengalihan ini dipasang perempatan Karangmojo dan Srimpi di Kalurahan Karangmojo.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, total ruas jalan yang menghubungkan Kapanewon Karangmojo dengan Semanu mencapai 5,3 kilometer. Adapun kondisinya mayoritas mengalami kerusakan yang parah. “Sudah mulai diperbaiki. Kami juga meminta maaf kepada penggunaja jalan yang aksesnya terganggu karena adanya perbaikan tersebut,” kata Irawan.
Meski perbaikan telah dilaksanakan, namun ia mengakui belum semua ruas dapat dikerjakan di tahun ini. Total dana perbaikan di tahap pertama mancapai Rp1,6 miliar.
Adapun rinciannya sebesar Rp700 juta bersumber dari Dana Alokasi Khusus. Sedangkan sisanya sebesar Rp900 juta bersumber dari Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) Kapanewon Karangmojo. “Perbaikan dilakukan bertahap karena anggaran yang dimiliki pemkab masih terbatas,” katanya.
Irawan mengungkapkan untuk menyelesaikan ruas jalan Semanu-Karangmojo yang rusak akan mengusulkan dana inpres perbaikan jalan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Mudah-mudahan bisa disetujui sehingga kelanjutan perbaikan dilaksanakan menggunakan dana inpres perbaikan jalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 29 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Timnas basket Indonesia mengalahkan Singapura 80-54 di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Indonesia langsung memimpin Grup C.
BPN DIY memantau kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarga almarhum Komaridin di Sleman dan telah menyerahkan warkah tanah kepada Polda DIY.
The Jakmania memboikot laga Persija vs Brisbane Roar karena kenaikan harga tiket. Persija mengalihkan tiket jatah suporter ke penjualan umum.
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di DIY diperkuat edukasi gizi. Budi Waljiman mendorong SPPG tak hanya membagikan makanan, tetapi...