Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Kasus pembunuhan - ilustrasi/freepik
Harianjogja.com, SLEMAN–Kepala dan potongan tubuh lain korban mutilasi ditemukan, Sabtu (15/7/2023) sore. Lokasi penemuan terbaru ini cukup jauh dari lokasi penemuan pertama beberapa hari lalu.
Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi, menjelaskan pada Sabtu (15/7/2023), polisi menyisir beberapa lokasi, diantaranya di TKP penemuan potongan tubuh pertama di Kelor, Bangunkerto, Turi dan di sungai Krasak, Gimberan, Merdikorejo, Tempel.
"Jadi tadi kita ke lokasi ke TKP untuk mencari barang bukti yang belum diamankan oleh tim investigasi, kemudian kedua kita menyusuri untuk mencari potongan tubuh yang lain kita menemukan potongan kepala, terus kemudian kita amankan kita kemudian bawa ke RS Bhayangkara," ujarnya.
Adapun di TKP pertama, polisi menemukan tulang yang belum diketahui bagian mana dan sejumlah barang bukti lain seperti kompor, tali, pisau dan sendal yang diduga milik pelaku. Adapun pemeriksaan DNA potongan tubuh yang sudah terkumpul, ia belum memberikan hasilnya. "Senin mungkin," kata dia.
Lurah Merdikorejo, Agus Prasetyo, mengatakan ia tidak berada di lokasi saat kepala korban mutilasi ditemukan. Namun berdasarkan informasi dari dukuh setempat, penemuan kepala terjadi pada sekitar pukul 16.00-17.00 WIB. "Kepala di sekitar sungai krasak, wilayah kami," katanya.
Meski demikian ia belum mengetahui apakah kepala tersebut merupakan korban mutilasi yang sama dengan yang ditemukan di Kelor, Bangunkerto, Turi. Dari TKP Kelor, penemuan kepala berjarak sekitar 5 km ke arah barat. "Sementara kemarin dari info dukuh pasti tidak ada warga kami yang hilang, dari luar daerah kayaknya," ungkapnya.
BACA JUGA: Potongan Kepala Ditemukan di Tempel, Diduga Korban Mutilasi Sleman
Selain kepala, ia juga mendapat informasi penemuan potongan tubuh lainnya yang berada di kalurahan sebelah wilayahnya. "Barusan ditemukan potongan tangan di perbatasan wilayah kami desa lainnya, lalu informasi barusan saja ada penemuan potongan kaki. Jarak dari kepala kemudian tangan dan kaki sekitar 3 km," paparnya.
Kepala dan potongan tubuh lainnya itu ditemukan di tiga sungai yang berbeda. "Kalau yang tangan itu sungai tapi di pinggir jalan raya, Malam ini ceritanya langsung penyisiran besar-besaran. Diteruskan mencari lainnya sekalian," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendekatkan sarana pelayanan kepada masyarakat luas.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.