Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Ilustrasi penanganan stunting. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sleman melakukan monitoring atau pemantauan dan evaluasi di Kapanewon Sleman. Meski prevalensi stunting turun, masih ada sejumlah catatan berkaitan kasus tengkes di Sleman.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa prevalensi stunting Sleman tahun 2022 berdasarkan SSGI mengalami penurunan sebesar 1,9 persen yakni berada di angka 6,88 persen. Meski meraih hasil ini, Kustini menilai masih ada beberapa kasus yang harus ditangani perihal tengkes.
Kustini mengimbau agar TPPS di Kapanewon dapat bersinergi dan memberikan edukasi tentang pentingnya penanggulangan tengkes kepada masyarakat. "TPPS Kapanewon tentunya lebih memahami karakteristik masyarakat di wilayahnya," ujarnya pada Senin (17/7/2023).
BACA JUGA: Penjualan Daging Anjing di Jogja Tersebar di Lima Titik, Satpol PP Segera Bertindak
"Oleh karena itu, TPPS perlu melakukan pendekatan komunikasi yang tepat kepada calon pengantin, pasangan usia subur, ibu hamil dan menyusui agar dapat mencegah kemunculan kasus baru dan mendukung percepatan penurunan stunting," katanya.
Di sisi lain, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang menjabat Ketua TPPS Sleman berharap kegiatan pemantauan ini dapat mengetahui berbagai kendala, permasalahan maupun hambatan dalam upaya menurunkan stunting di Kabupaten Sleman.
"Tujuan monev kinerja TPPS di Kapanewon adalah agar program berjalan baik dan tepat sasaran. Tujuannya tentu penuruan prevalensi stunting di Sleman dengan target jangka panjang Sleman Zero Stunting," tambahnya.
Lebih lanjut Danang juga membahas pola asuh dan pola makan anak sangat berpengaruh pada kasus tengkes. Kedua hal tersebut dapat berpengaruh pada kebutuhan gizi anak yang tercukupi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.