DTSEN Dinilai Bermasalah, DPRD Jogja Minta Bansos Tak Terpaku Desil
DTSEN dinilai bermasalah karena desil warga berubah drastis. DPRD Jogja meminta bansos tetap mempertimbangkan verifikasi kondisi warga.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPA Piyungan, beberapa waktu lalu./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY telah menyiapkan lahan sementara di Cangkringan, Sleman seluas 2 hektare yang akan digunakan untuk menampung sampah dari Kota Jogja dan Sleman selama TPA Piyungan ditutup sambil menunggu rampungnya TPA Piyungan Transisi Tahap 2.
Asisten Sekda Bidang Perekonomian Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana mengatakan dengan luasan 2 hektare, lahan tersebut diperkirakan penampungan sampah maksimal hanya bertahan sampai 30 hari.
“Kami kan memang menyiapkan lahan darurat, bukan untuk selamanya. Jadi mungkin hanya cukup mungkin hari-hari, bukan bulan. Paling tidak, ketika Piyungan [TPA Piyungan Transisi Tahap 2] telah kembali lagi, paling maksimal 30 hari. Ini langkah darurat untuk Kartamantul,” katanya.
BACA JUGA: Perluasan TPAS Wukirsari Belum Juga Jelas, Gunungkidul Kian Dekati Darurat Sampah
Tempat pembuangan sampah sementara tersebut, menurut Tri saat ini tengah dalam proses penyiapan geomembran, diperkirakan akan dapat mulai digunakan pada Kamis atau Jumat pekan ini.
Sementara, untuk Bantul, kata Tri, akan mengolah sampahnya secara mandiri. Menurut Tri, beberapa kalurahan di Kabupaten Bantul pun telah berhasil mengolah sampahnya masing-masing antara lain di Kalurahan Panggungharjo, dan Caturharjo. “[Sampah yang dihasilkan] Bantul akan diusahakan di Bantul sendiri. Yang di [tempat pembuangan sampah] darurat ini super selektif, kota pun yang resmi di sana. Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk gerakan 3R, tidak mungkin kami tangani semuanya, kami kurangi sampah,” katanya.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi volume sampah mulai dari sumbernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DTSEN dinilai bermasalah karena desil warga berubah drastis. DPRD Jogja meminta bansos tetap mempertimbangkan verifikasi kondisi warga.
Telat ganti oli mobil bisa memicu kerusakan mesin, performa turun, overheating, BBM boros, hingga biaya perbaikan membengkak
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Banjir bandang Nepal menewaskan 616 orang, 2.301 terluka dan 2.500 masih hilang. Tim penyelamat terus mencari korban di perbatasan China
Labuan Bajo ditargetkan pulih dan makin tangguh pascagempa M7,7 melalui penguatan keselamatan, manajemen risiko, dan destinasi wisata darat
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.