Perpusda Baru Sleman Masih Menunggu Lampu Hijau Anggaran
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Air Terjun Kembang Soka Kulonprogo. - Ist/Dinpar Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Nilai investasi pada triwulan kedua tahun 2023 di Kabupaten Kulonprogo hanya mencapai Rp47 miliar. Jumlah tersebut menurun drastis dari triwulan pertama tahun yang sama.
Bidang Pengawasan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kulonprogo, Cahyono mengatakan, penyebab penurunan nilai atau realisasi investasi pada triwulan kedua tahun 2023 karena proyek investasi yang ada di Kulonprogo telah masuk tahap operasional.
BACA JUGA: Waduh, Nilai Investasi Triwulan Kedua 2023 di Kulonprogo Anjlok
“Triwulan pertama, realisasi kami kan Rp122 miliar. Jadi triwulan kedua ini memang menurun. Penurunan di triwulan kedua ini karena proyek-proyek investasi yang ada di Kulonprogo sudah mulai operasional sehingga investasinya mulai menurun. Maksud saya pembiayaan untuk konstruksi sudah selesai. Nah, untuk meningkatkan realisasi investasi, seharusnya ada investasi besar baru yang masuk ke Kulonprogo,” Kata Cahyono dihubungi, Selasa (25/7/2023).
Cahyono juga menegaskan bahwa IPRO menjadi salah satu jawaban untuk meningkatkan gairah investasi di Kulonprogo.
Sebelumnya, Bea Cukai Yogyakarta juga meminta Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk memaksimalkan potensi Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) untuk mendongkrak pertumbuhan investasi di Kulonprogo.
Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai VI, Turanto Sih Wardoyo memberikan saran Pemkab Kulonprogo dapat memulai dengan pemetaan komoditas ekspor bernilai tinggi yang dapat dikirim atau ekspor melalui YIA.
Pemetaan tersebut berkelindan dengan upaya menarik investor yang mampu memproduksi barang bernilai tinggi. Dengan lalu lintas investasi yang tinggi melalui YIA maka nilai investasi di Kulonprogo akan naik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.