KA Malabar Tertemper Truk di Klaten, 13 Perjalanan Kereta Terhambat
KA Malabar tertemper truk di Klaten, Kamis (27/8/2026). Sejumlah perjalanan KA Daop 6 Jogja terdampak keterlambatan hingga 289 menit.
Tri Saktiyana./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Penolakan warga terkait dengan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Cangkringan direspons Pemda DIY.
Asisten Setda DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana menyampaikan TPSS Cangkringan tetap menjadi opsi untuk menampung sampah sementara hingga pembangunan TPA Piyungan Transisi Tahap 2 rampung.
Tri pun tidak mau menyampaikan kapan TPSS Cangkringan dapat mulai beroperasi. “Tidak dihari ini yang jelas,” katanya.
BACA JUGA: Ditolak Warga, Pemkab Cari Lokasi Lain Penampungan Sampah
Dia pun menyampaikan opsi tempat pembuangan sampah sementara di lokasi lainnya, tetapi dia tidak mau menyebutkan beberapa lokasi yang tengah dipertimbangkan. “Kami tidak menutup kemungkinan ada tempat lain, di Cangkingan tetap menjadi opsi. Nanti rembukan dengan Pemkab Sleman dan lain-lain,” katanya.
Menurut Tri tahap koordinasi penggunaan TPSS Cangkringan tengah dilakukan, dia pun menekankan bahwa lokasi tersebut hanya akan menjadi tempat pembuangan sementara hingga TPA Piyungan Transisi Tahap 2 rampung dibangun.
“Dikomunikasikan bahwa itu penitipan bukan pembuangan. Disana akan dilapisi geomembran, ditumpuk sampah, kemudian setelah [TPA] Piyungan siap lagi, sampahnya dibuang ke [TPA] Piyungan lagi,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyayangkan adanya penolakan warga tersebut. “Ya wong hanya sementara hanya satu bulan kok. Ya terserah Pak Lurah [Cangkringan], Pak Lurah yang menyetujui kok, rembugane dadinya bagaimana [pembicaraannya bagaimana jadinya] saya enggak tahu,” katanya saat ditemui di Kepatihan, Rabu.
Sultan juga berharap masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam mengatasi persoalan sampah tersebut dengan mengurangi sampah yang dihasilkan masing-masing. Selain itu, Sultan juga mengimbau agar masyarakat dapat melakukan pemilihan sampahnya masing-masing untuk mengurangi volume sampah yang disetorkan ke tempat pembuangan sampah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KA Malabar tertemper truk di Klaten, Kamis (27/8/2026). Sejumlah perjalanan KA Daop 6 Jogja terdampak keterlambatan hingga 289 menit.
Veda Ega Pratama gagal melaju ke Q2 Moto3 Aragon 2026 setelah finis P8 di Q1. Ia akan memulai balapan dari posisi start hasil kualifikasi
Lebih dari 100 perusahaan meminta pertahanan siber diperkuat menghadapi ancaman AI yang dapat menyasar rumah sakit, pengolahan air, dan infrastruktur internet.
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mendorong keluarga kader menjadi kekuatan partai menghadapi verifikasi 2027 dan Pemilu 2029.
Penjualan BYD turun 15,72% pada semester I 2026, tetapi ekspor melonjak 67,8% menjadi 792.000 unit di tengah persaingan pasar China.
Saham Unitree Robotics melonjak 629% saat debut di Shanghai dan membuat kekayaan Wang Xingxing mencapai US$16 miliar. Namun, sahamnya kemudian anjlok.