Setelah Brimob, TNI Siapkan Markas Baru 70 Hektare di Gunungkidul
TNI berencana membangun Batalyon Teritorial Pembangunan di Banyusoco, Playen, Gunungkidul dengan kebutuhan lahan 70 hektare. Sebelumnya Polda DIY juga menyiapka
Kabar gas LPG langka khususnya ukuran 3 kg tidak terjadi di Gunungkidul. - ist/Solopos
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perdagangan Gunungkidul memastikan kabar gas LPG langka tidak terjadi di Gunungkidul, khususnya ukuran 3 kg. Hal ini terlihat dari jumlah kuota dan distribusi yang berjalan dengan lancar.
Sub Koordinator Pengawasan dan Pengendalian, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Rindang Arifian Setiyaningsih mengatakan tidak ada masalah dengan stok gas melon di Gunungkidul. Tahun ini ada jatah sebanyak 5,73 juta tabung.
Hingga akhir Juni, realisasi penyaluran gas bersubsidi ini sudah mencapai 3,01 juta tabung. “Jadi stoknya masih banyak dan sekarang juga tersedia di pasaran. Untuk penyaluran Juli, kami masih menunggu laporan dari para agen,” katanya, Selasa (1/8/2023).
Meski aman, Rindang mengakui upaya pengawasan di lapangan terus dilakukan. Selain untuk kepastian stok, juga sebagai upaya memastikan penyaluran dapat tepat sasaran. “Pantauan ke lapangan dilakukan secara rutin,” katanya.
BACA JUGA: Krido Suprayitno Serahkan Uang Suap Rp1,3 Miliar Kasus Mafia Tanah Kas Desa
Lancarnya penyaluran gas melon di Gunungkidul juga diakui oleh pemilik pangkalan di Kalurahan Ngawis, Karangmojo, Wuragil. Ia sempat mendengar kabar gas LPG langka di beberapa daerah, tapi hal tersebut tidak terjadi di Gunungkidul.
Menurut dia, pasokan dari agen berjalan dengan lancar dan setiap minggunya terus mendapatkan tambahan stok. “Saya dapat jatah 100 tabung setiap kali pengiriman dan kondisi sekarang tidak ada masalah karena pengiriman terus datang setiap minggunya,” kata Ragil.
Ia mengakui penjualan gas melon tidak seperti sebelum terjadi pandemi. Saat itu, bisa langsung habis setelah pengiriman, sedangkan sekarang membutuhkan beberapa hari agar bisa terjual seluruh stok yang dimiliki. “Makanya pengiriman di Gunungkidul lancar karena memang permintaan tidak seramai dulu,” katanya.
Soal kabar gas LPG langka, salah seorang warga Ponjong, Amalia mengakui mudah mendapatkan gas kemasan tiga kilogram. Ia belum lama ini membeli di warung dekat rumahnya. Adapun harga beli sebesar Rp20.000 per tabung. “Normalnya memang segitu di pasaran. Untuk mendapatkannya juga mudah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TNI berencana membangun Batalyon Teritorial Pembangunan di Banyusoco, Playen, Gunungkidul dengan kebutuhan lahan 70 hektare. Sebelumnya Polda DIY juga menyiapka
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 20 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di Jogja, Jakarta, Bandung, dan sejumlah kota lain pada Senin. Simak rincian lengkapnya.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 20 Juli 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Kylian Mbappe meraih Golden Boot Piala Dunia 2026 usai mencetak 10 gol, mengungguli Lionel Messi dan Jude Bellingham.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.