ICAS 2026 di Unisa Soroti Krisis Iklim, Hoaks dan Peran Perempuan
ICAS 2026 di Unisa Jogja bahas kepemimpinan perempuan Muslim, krisis iklim, hoaks, transformasi digital, dan keadilan ekologis.
Aplikasi Jogja Carnival secara resmi diluncurkan di Monumen Serangan Umum 1 Maret, Titik Nol Kota Jogja, Minggu (6/8/2023) sore. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Aplikasi Jogja Carnival secara resmi diluncurkan di Monumen Serangan Umum 1 Maret, Titik Nol Kota Jogja, Minggu (6/8/2023) sore. Aplikasi buatan Kadin DIY, PHRI DIY Asita DIY ini ditargetkan bisa membantu peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang akan datang ke Jogja.
Ketua Pelaksana Jogja Carnival Arif Effendi menjelaskan aplikasi ini menyediakan semua informasi tentang wisatawan sekaligus melakukan penjualan barang serta memberikan diskosn terkait produk industri pariwisata. Oleh karena itu ia optimistis keberadaan aplikasi ini dapat membantu mendongkrak jumlah wisatawan ke Jogja.
BACA JUGA : Hore! Tahun Depan Kunjungan Wisman Diperkirakan Pulih Seperti Pra Pandemi
“Saya berharap dengan adanya aplikasi ini minimal bisa meningkatkan 25 persen kunjungan wisatawan. Karena semua informasi ada di aplikasi, terutama berbagai event. Jadi wisatawan kalau datang menyesuaikan event,” katanya.
Arif menegaskan aplikasi tersebut bukan untuk menyaingi Visiting Jogja yang sebelumnya telah diterbitkan oleh Dinas Pariwisata DIY, akan tetapi justru bisa saling melengkapi.
“Aplikasi baru Android, bulan depan bisa iOS, keduanya saling menguatkan di Visiting Jogja banyak informasi menarik, ini memberikan diskon dan hadiah. Ini adalah pola pentahelik yang harus diangkat dalam pengembangan pariwisata DIY,” katanya.
Plt Asisten Bidang Pemberdayaan SDM Setda DIY Aris Eko Nugroho yang hadir dalam pembukaan itu mengatakan kehadiran platform Jogja Carnival sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dengan swasta. Ia berharap kerja sama itu bisa terus terjalin sehingga jumlah wisatawan terus meningkat dan berdampak pada perekonomian Jogja.
BACA JUGA : BPS: Pergerakan Turis Lokal Naik pada Semester I/2023
“Tentu harapannya melalui kerja sama dan pembuatan aplikasi ini bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Jogja,” ujarnya.
Ia mengatakan melalui platform digital bisa berpotensi mendatangkan wisatawan asing lebih banyak. Karena mereka dengan mudah melihat jadwal berbagai event di aplikasi tersebut. “Karena di Jogja banyak sekali event, keberadaan aplikasi justru bisa membantu untuk promosi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ICAS 2026 di Unisa Jogja bahas kepemimpinan perempuan Muslim, krisis iklim, hoaks, transformasi digital, dan keadilan ekologis.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 13 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek keberangkatan terbaru di sini.
Kejagung akan periksa Sony Sonjaya terkait pengajuan justice collaborator dalam kasus korupsi MBG 2025-2026.
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
UMKM Gunungkidul didorong manfaatkan media sosial untuk pemasaran digital guna meningkatkan omzet dan daya saing usaha.
Solusi Bangun Indonesia operasikan fasilitas ekspor semen di Tuban, targetkan pasar AS dan global.