Arca Dewa Kekayaan di Pantai Baron Segera Jadi Cagar Budaya Baru
Arca diduga Kuwera atau Jambhala di Gua Songobranti, Pantai Baron, segera ditetapkan sebagai cagar budaya baru di Gunungkidul.
Pnemonia - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk mewapadai naiknya kasus penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) saat musim kemarau. Hingga Juni tahun ini, mereka mencatat sudah ada 455 warga terkena penyakit yang berkaitan dengan pernapasan ini.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Bidang P2P Dinkes Gunungkidul, Yuyun Ika Pratiwi mengatakan kasus ISPA setiap tahunnya cenderung fluktuatif. Sebagai gambaran tahun lalu ada 859 warga yang terjangkit.
Adapun tahun ini, hingga akhir Juni sudah ada 455 yang menderita ISPA di Gunungkidul. Penyebarannya harus diwaspadai karena bisa menyerang siapa saja. “Memang kasusnya naik turun. Jadi, penyebarannya harus diwaspadai,” katanya, Selasa (8/8/2023).
BACA JUGA: Musim Kemarau, Waspada Penyakit Ispa sampai Iritasi Mata
Menurut dia, pencegahan dapat dilakukan dengan terus menjalankan pola hidup bersih dan sehat serta makan-makanan yang bergizi. Selain itu, rajin berolahraga guna meningkatkan daya tahan tubuh. “Kalau tubuhnya fit, maka tidak mudah terserang penyakit,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan ISPA merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi di masyarakat. Meski tidak mengenal musim, namun ada potensi kenaikan kasus pada saat kemarau. “Makanya harus diwaspadai agar terhindar dari penyakit,” katanya.
Menurut dia, potensi serangan yang mungkin meningkat saat kemarau, salah satunya dikarenakan paparan debu. Adanya embusan angin kencang maka bisa menjadi media didalam penyebaran. “Ciri-ciri awal dengan timbulnya gejala batuk-batu. Kalau sudah timbul gejala, ada baiknya segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat,” katanya.
Meski sudah ada kasus, namun Dewi menilai kasus ISPA di Gunungkidul belum mencapai tingkat esktrem karena kasusnya masih relatif terkendali. “Apapun itu tetap harus hati-hati dan waspada sehingga terhindar dari paparan penyakit. Untuk pencegahan, kami terus menyosialisasikan hidup bersih dan sehat di masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arca diduga Kuwera atau Jambhala di Gua Songobranti, Pantai Baron, segera ditetapkan sebagai cagar budaya baru di Gunungkidul.
Osmar Loss dikabarkan lebih dekat ke Dewa United sebagai pelatih baru. Jurnalis Italia bantah rumor Loss ke Persib Bandung. Simak update bursa transfer Liga.
DPRD Bantul mengkritik kesiapan TPR Parangtritis yang dinilai belum layak dan berpotensi memengaruhi PAD serta citra wisata unggulan daerah.
Amerika Serikat menghadapi Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tuan rumah mengandalkan Pulisic, sementara Belgia mengandalkan De Bruyne dan Lukaku.
Nikotin tidak hanya menyebabkan kecanduan, tetapi juga dapat mengganggu aliran darah, hormon, dan fungsi seksual pria maupun perempuan.
Simak cara download foto TikTok ke galeri HP melalui fitur bawaan maupun layanan tambahan dengan tetap menghormati hak cipta kreator.