Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 Lengkap
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Petenis legendaris Indonesia dikukuhkan menjadi bunda asuh stunting DIY. /Istimewa.
Harianjogja.com JOGJA—Petenis legendaris Yayuk Basuki dikukuhkan sebagai bunda stunting DIY. Pengukuhan itu diharapkan dapat membantu meningkatkan sosialisasi pencegahan stunting di masyarakat.
Adapun pengukuhan itu dilakukan di Kalirejo, Kokap, Kulonprogo yang dihadiri oleh Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dan Kepala Perwakilan BKKBN DIY Andi Ritamariani. Yayuk akan membantu anak yang mengalami gizi kronis atau stunting untuk diberi asupan gizi yang baik dalam jangka waktu enam bulan.
Hasto mengapresiasi niat untuk menjadi bunda asuh bagi anak stunting. Menurutnya penanganan stunting butuh sinergi banyak pihak baik sektor swasta, perguruan tinggi, pengusaha hingga masyarakat.
BACA JUGA : Angka Stunting di DIY Masih Timpang, Butuh Kerja Keras
“Penanganan stunting butuh keroyokan semua pihak. Kami melihat Mbak Yayuk Basuki miliki niat jadi bunda asuh anak sunting. Tentu kami menyambut baik ini,” katanya Hasto, Senin (14/8/2023).
Ia menambahkan dengan menjadi bunda asuh tersebut, harapannya mantan atlet tersebut bisa berkontribusi lebih banyak dalam penanganan stunting terutama di Kalirejo, Kokap Kulonprogo dan wilayah lain di DIY yang angka stunting masih tinggi.
“Karena masyarakat perlu diberikan edukasi bagaimana menyiapkan menud yang bergizi tetapi murah,” ujarnya.
Yayuk Basuk menyatakan siap menjalankan tugas setelah dikukuhkan menjadi bunda asuh stunting DIY. Ia sepakat stungin butuh sinergi dengan banyak pihak dalam rangkan menurunkan angkanya.
“Perlu terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya stunting, sehingga bisa mencegahnya sejak dini. Kemudian sosialisasi kepada masyarakat untuk bisa menerapkan pola makan bergizi seimbang dan berolahraga secara rutin, prinsipnya kami siap menjalankan amanah ini,” ujarnya.
BACA JUGA : Cegah Stunting, Paket Gizi Disalurkan untuk Tiga Kabupaten
Presiden Jokowi menargetkan penurunan angka stunting sebesar 14% di tahun 2024. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 DIY mengalami penurunan prevalensi stunting 0,9 persen dari 17,3 persen (SSGI 2021) menjadi 16,4 persen (SSGI 2022). Butuh penguatan sinergisitas, integrasi dan akselerasi serta komitmen para pemangku kebijakan dalam peningkatan penggerakan untuk pencapaian target penurunan prevalensi angka stunting.
“Angka ini patut disyukuri walau pun belum sesuai dengan harapan, ini harus menjadi cambuk motivasi agar DIY meningkatkan upaya agar mampu meraih penurunan prevalensi stunting yang lebih baik di tahun depan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.
Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran, kolom abu 1.000 meter, status tetap Level III Siaga.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.