Hujan Mulai Turun, Kekeringan di Gunungkidul Belum Teratasi
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—BMKG Stasiun Meteorologi YIA memprediksi gelombang tinggi akan melanda perairan selatan Kulonprogo pada 15-16 Agustus 2023. Masyarakat yang beraktivitas di kawasan itu diminta untuk waspada dan berhati-hati.
Prakirawan Stasiun Meteorologi YIA, Rahmad Tauladani menjelaskan gelombang tinggi itu diprediksi akan melanda wilayah perairan dan Samudera Hindia Selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jogja sejak 15 Agustus pukul 07.00 WIB sampai 16 Agustus 2023 pukul 07.00 WIB.
Adapun penyebabnya, kata dia, yakni pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur Tenggara dengan kecepatan 8-20 knot. "Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka dan Laut Natuna Utara yang berpotensi menimbulkan gelombang tinggi 2,5-4 meter," jelasnya, Selasa (15/8/2023).
BACA JUGA: Waspada, 11-12 Agustus Diperkirakan Gelombang Tinggi
Kepada masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir diminta untuk tetap memperhatikan keselamatan dan tidak panik. Pun demikian dengan nelayan dan wisatawan diharapkan senantiasa waspada dengan kondisi perairan selatan saat ini. "Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," ujarnya.
Sementara Koordinator SRI Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko mengatakan, berdasarkan pantauan di lapangan wilayah perairan setempat masih terpantau aman dan belum menunjukkan tanda-tanda gelombang tinggi. "Kami sudah monitor untuk peringatan gelombang tinggi dari BMKG, tetapi kondisi di lapangan sekarang masih aman," katanya.
Hanya saja petugas di lapangan tetap selalu siaga 24 jam untuk patroli. Mereka berkeliling dari Pantai Trisik, Pantai Mangrove dan Pantai Congot untuk meningkatkan pengawasan di titik yang sekiranya rawan. "Petugas selalu siaga dan siangnya kita keliling di titik rawan untuk mencegah kecelakaan laut," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.