Mayat Misterius di Sungai Bedog Bantul Masih Diidentifikasi
Polisi masih mengidentifikasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul. Kondisi jasad sudah membusuk dan sulit dikenali.
Ilustrasi bencana kekeringan - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—BPBD Kabupaten Sleman memastikan wilayahnya aman dari ancaman bencana kekeringan di masa musim kemarau ini. Dua kapanewon yang dulunya jadi langganan kekeringan yakni Gamping dan Prambanan sekarang sudah mendapat pasokan air permanen.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Makwan menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan soal adanya wilayah yang mengalami kekeringan. Padahal kemarau di Jogja sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir. Pihaknya mengklaim bahwa tidak ada lagi kapanewon dengan zona merah kekeringan di wilayahnya.
"Sleman aman terkendali dan sampai sekarang belum ada permintaan dropping air," jelasnya, Kamis (17/8/2023).
Biasanya, dua kapanewon yang menjadi langganan dilanda bencana kekeringan yakni Kapanewon Prambanan dan Kapanewon Gamping. Dua wilayah itu disebutnya sudah bebas dari ancaman bencana kekeringan lantaran sudah mendapat pasokan air dan bisa memenuhi kebutuhan bagi warga.
Baca juga: Daftar Gaji PNS Terbaru: Capai Rp6,3 Juta per Bulan
"Yang biasanya langganan sekarang sudah tercukupi. Biasanya Prambanan dan Gamping, tapi sekarang sudah aman," ucapnya.
Adapun, Kapanewon Prambanan mendapat pasokan air dari perbatasan Berbah dan Kalasan. Di sana telah dibangun Intalasi Pengelolaan Air Minum Pandekan untuk keperluan air warga. Sementara di Kapanewon Gamping warga telah menjadi pelanggan PDAM sehingga tidak lagi mengalami kekeringan.
"Kalau prediksi BMKG sampai Oktober kemaraunya. Dan kita pastikan masih aman untuk Sleman. Yang mengancam itu sekarang bencana kebakaran lahan," katanya.
Panewu Gamping Yakti Sudanto menyebut, dulu ada dua kalurahan di wilayahnya yang selalu mengalami kekeringan yakni Balecatur dan Ambarketawang. "Tapi sekarang sudah tidak lagi dan sampai saat ini tidak ada laporan soal kekeringan," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi masih mengidentifikasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul. Kondisi jasad sudah membusuk dan sulit dikenali.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
OJK menargetkan satu Bank Umum Syariah baru hasil spin-off terbentuk pada 2026 untuk memperkuat industri perbankan syariah nasional.