WJNC 2026 Diperpanjang hingga Titik Nol, Target 60.000 Pengunjung
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Sri Sultan HB X/Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JOGJA–Reformasi kalurahan merupakan salah satu kebijakan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberdayakan warga desa sehingga upaya peningkatan ekonomi warga desa dapat terwujud.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyampaikan melalui reformasi kalurahan perangkat desa bersama warganya dapat mengembangkan potensi yang ada di desa dengan cara memberdayakan masyarakat.
Kebijakan reformasi kalurahan tersebut menurut Sultan, perangkat kalurahan diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat desa.
BACA JUGA: Sultan HB X Ingin Anak Muda Berinisiatif Menumbuhkan Ekonomi Kalurahan
“Dengan reformasi kalurahan telah menjadi kebijakan, harapannya desa tidak hanya mengharapkan bantuan. Tapi masyarakat bersama lurah dan perangkat desa memiliki sistem manajemen yang baru, yang bisa membuka lapangan kerja baru, tergantung dari potensi desanya,” kata Sultan, Senin (21/8/2023).
Sultan pun berharap berbagai kelompok masyarakat yang ada di desa dapat turut bersama-sama mengembangkan potensi desanya agar desa tersebut dapat lebih maju dan mandiri tanpa meninggalkan budaya lokal sebagai pijakannya.
Menurut Sultan sejak awal Pemda DIY telah berupaya agar desa-desa di DIY terus tumbuh dan berkembang melalui berbagai program kegiatan di tingkat desa.
“Kami coba pertumbuhan ekonomi di Jogja diturunkan di tingkat kecamatan, sehingga desa punya kewajiban membuka lapangan kerja baru. Dan bagi para Lurah, kami tegaskan, kami tidak ingin mengulang kembali fakta-fakta masa lalu, di mana di desa tidak ada lapangan pekerjaan selain petani dan nelayan,” kata Sultan.
Menurut Sultan beberapa upaya menggali potensi desa dengan memberdayakan masyarakat pun dilakukan, antara lain melalui desa mandiri budaya di Nglanggeran dan Mangunan.
Dalam pembangunan desa mandiri tersebut, Sultan berharap reformasi kalurahan dapat meningkatkan pola pikir masyarakat juga turut berubah menjadi lebih kreatif, inovatif dan memiliki sistem manajemen yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.