Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi kegiatan padat karya./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepala Disnaker Sleman, Sutiasih menjelaskan pelaksanaan program padat karya tahun ini dibagi ke dalam empat tahap. Saat ini program padat karya telah memasuki tahap III dengan sasaran 39 lokasi dengan bentuk infrastruktur yang beragam. "Macam-macam [bentuknya]. Tahun ini dibagi empat tahap," kata dia, Rabu (30/8/2023).
Adapun lokasi padat karya tahap III ini terbagi ke 23 kalurahan. Beberapa di antaranya terdapat di Sidokarto, Banyuraden, Sendangmulyo, Sidoluhur, Sumberarum, Trimulyo, Gayamharjo, Madurejo dan Merdikorejo.
Pada Juli lalu, Disnaker Sleman bersama 39 Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) menandatangani kontrak padat karya tahap III tahun ini.
BACA JUGA: Padat Karya Jogja Istimewa Bangkitkan Ekonomi Warga
Para Ketua LPM tersebut merupakan perwakilan lokasi penerima padat karya dan ditunjuk sebagai pengelola swakelola.
Kegiatan padat karya ini diharapkan Sutiasih dapat menambah pendapatan masyarakat miskin, pengangguran dan setengah menganggur. Serta memberikan pekerjaan sementara kepada tiga sasaran tadi. "Supaya mereka kerja dan bisa memanfaatkan upah pendapatan," tuturnya.
"Kami memberikan kegiatan padat karya tujuannya adalah untuk memberikan pekerjaan sementara kepada mereka supaya mereka bisa produktif. Yang menanggung bisa kerja, yang setengah menganggur ini lebih dimaksimalkan jam kerjanya," terangnya.
Selain itu lewat padat karya, masyarakat bisa membangun desanya. Utamanya membangun infrastuktur yang ada di desa. Ketika infrastuktur di desa baik, harapannya dapat berdampak pada kegiatan perekonomian masyarakat. "Yang membangun masyarakatnya, kami berikan fasilitasi berupa bahan, upah untuk melaksanakan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar