Pasar Murah Kota Jogja Digelar di 23 Titik, Siapkan 65 Ton Bahan Pokok
Pemkot Jogja menggelar pasar murah di 23 titik pada Oktober-November 2026. Sebanyak 65 ton komoditas bersubsidi disiapkan.
Ilustrasi perbaikan jalan./Pixabay-Joshua Woroniecki
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo telah memulai proyek pelebaran Jalan Jogoyudan, Wates dua bulan lalu. Saat ini, progres pelebaran telah mencapai 50%.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulonprogo, Agustinus Nurcahyo Budi Wibowo mengatakan pelebaran tersebut dimaksudkan untuk memperlancar arus lalu lintas dari arah Jalan Kemiri III yang padat setelah penutupan palang kereta api (KA) di sisi Timur.
"Sekarang sudah memasuki pekan ke-9 sejak dimulainya pelebaran. Sudah separuh dari masa kontrak lah atau 50 persen. Lebih cepat dari jadwal pekerjaan sebesar 35 persen," kata Nucahyo, Minggu (3/9/2023).
BACA JUGA: Proyek Tol Jogja Solo: Rumah Warga Terdampak di Kalasan Sleman Mulai Dirobohkan
Beberapa pekerjaan yang sudah dilakukan antara lain pekerjaan galian pelebaran, pemasangan saluran, dan gorong-gorong melintang jalan, pengaspalan lapisan aspal tipe asphalt concrete binder coarse (AC-BC). Selain itu sudah dilakukan juga pengecoran beton jalan masuk, dan pemasangan trotoar. "Sebagai bangunan pelengkap jalan, terdapat trotoar dari batu andesit dilengkapi dengan tegel difabel," katanya.
Terangnya, saluran drainase menggunakan saluran pracetak tipe U-Ditch sedangkan gorong-gorong menggunakan box culvert. Lalu, UPTD Laboratorium Konstruksi dan Peralatan Dinas PUPKP juga telah mengecek ketebalan lapisan aspal menggunakan alat core drill terkait pengaspalan AC-BC.
"Rencana pekerjaan selanjutnya adalah pengasapalan lapisan aspal tipe AC-WC di atas lapisan AC-BC untuk membentuk alinemen jalan yang menghubungkan antara Jalan Kemiri dengan Jalan Diponegoro. Selama proses konstruksi masih berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas ruas Jalan Jogoyudan," ucapnya.
Lebih jauh, Nurcahyo menjelaskan dengan adanya pelebaran jalan tersebut maka arus lalu lintas dari arah Jalan Kemiri III dapat langsung menuju Jalan Diponegoro atau dua arah.
Selain terkait dengan aksesibilitas, tegas dia, kemudahan akses dapat mendongkrak kegiatan yang mengarah pada penumbuhan dan peningkatan perekonomian warga sekitar utamanya yang berada di Jalan Diponegoro. Proyek pelebaran jalan senilai Rp911,7 juta tersebut akan selesai sekitar 23 Oktober 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menggelar pasar murah di 23 titik pada Oktober-November 2026. Sebanyak 65 ton komoditas bersubsidi disiapkan.
Sebanyak 68.000 UMKM menjadi pemasok program MBG. Menteri UMKM Maman Abdurahman mendorong penambahan mitra usaha lokal.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 26 Oktober 2026 tersedia untuk 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatannya.
Bulog menyiapkan bantuan beras untuk 33,2 juta penerima periode Oktober-Desember 2026. Penyaluran menunggu data dari Kemensos.
Cek jadwal Angkutan KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan tarif serta jadwal perjalanan pulang.
Cek jadwal Samsat Bantul Oktober 2026, mulai Samsat Induk, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, hingga layanan pajak kendaraan digital.