Advertisement
Proyek Tol Jogja Solo: Rumah Warga Terdampak di Kalasan Sleman Mulai Dirobohkan
Rumah warga di Pedukuhan Tegalrejo, Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sleman mulai dikosongkan. - Harian Jogha/Gigih M. Hanafi.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Proyek pembangunan tol Jogja Solo untuk ruas Klaten Purwomartani terus dikebut. Rumah warga terdampak pun sudah banyak yang dikosongkan dan dihancurkan.
Ruas Tol Jogja Solo ditargetkan tersambung dengan tol Jogja Bawen pada 2024 mendatang. Saat ini pelaksana proyek sedang mengebut untuk Jogja Solo ruas Klaten menuju ke wilayah DIY dalam hal ini Sleman.
Advertisement
BACA JUGA : Begini Tahapan Pelaksanaan Pengadaan Lahan Tol Solo
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, salah satu wilayah terdampak pembangunan tol Jogja Solo di Pedukuhan Tegalrejo, Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sleman. Di Dusun ini tampak sudah banyak rumah yang dihancurkan meski belum ada penetapan jatuh tempo sampai kapan harus dikosong. Meski demikian masih ada juga rumah warga yang tetap bertahan.
Beberapa warga memilih untuk lebih awal mengosongkan bangunan. Mereka memanfaatkan bangunan rumahnya untuk dijual kepada pihak pemborong yang membutuhkan materail bangunan bekas.
“Sudah banyak yang dikosongkan sendiri oleh warga karena mulai dijual materialnya,” kata Tarjo warga terdampak pembangunan ruas tol Jogja Solo saat diwawancara Harianjogja.com, belum lama ini.
Tarjo merupakan warga terdampak tol Jogja Solo yang sudah mendapatkan ganti rugi. Menurutnya untuk lahan miliknya dihargai Rp2,3 juta per meter. Uang hasil ganti rugi itu sudah dibelikan tanah dan dibangun rumah pada lahan yang tak jauh dari kampungnya.
“Saya bangun di dekat sini,” katanya.
BACA JUGA : Konstruksi Tol Jogja-Solo, Dishub DIY Siapkan Skenario
Ia mengungkap masih merasa sedih untuk meninggalkan kediamannya dan baru persiapan untuk mengosongkan. Alasannya karena rumah tersebut ia bangun sedikit demi sedikit saat pertama kali menikah pada puluhan tahun silam.
Tol Jogja Solo tahap pertama sepanjang 49,25 kilometer yang dibagi dalam tiga seksi. Seksi 1 menghubungkan dua wilayah di Jawa Tengah dan DIY tepatnya Kartasura-Purwomartani sepanjang 42,37 kilometer. Kemudian Seksi 2 menghubungkan Purwomartani-Maguwoharjo yang berada di Kecamatan Kalasan dan Depok, Kabupaten Sleman sepanjang 3,63 kilometer. Seksi ketiga dari tahap pertama ini adalah ruas Trihanggo – Junction Sleman sepanjang 3,25 kilometer.
Sesuai jadwal, pembebasan lahan Tol Jogja Solo tahap pertama dilakukan sejak triwulan pertama 2021 sampai dengan triwulan ketiga 2022 dan pekerjaan konstruksi dilakukan sejak triwulan pertama 2021 hingga triwulan kedua 2024. Adapun target operasi Tol Jogja Solo pada triwulan ketiga 2024 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
4 Anggota TNI Ditetapkan Tersangka Kasus Penyiraman Aktivis KontraS
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 31 Maret 2026
Advertisement
Advertisement






