HUT ke-79, Pemkot Jogja Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan
Pemkot Jogja memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 dengan menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Kota Jogja, Selasa (2/6)
Plt Kepala Dishub DIY, Sumariyoto./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Konstruksi Tol Jogja-Solo terus berprogres. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di tiga exit toll Jogja-Solo, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY tengah menyiapkan kajian.
Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), Rachmat Jesiman Putra menyampaikan saat ini proses konstruksi Jalan Tol Jogja-Solo terus berlangsung. “Untuk Seksi 2.1 baru soil investigation [penyelidikan tanah],” katanya, Kamis (31/8/2023).
Proses tersebut, menurut Rachmat, akan dilakukan dalam beberapa waktu mendatang. Proses tersebut merupakan proses mutlak dari proses pelaksanaan proyek konstruksi. Melalui proses tersebut karakteristik fisik tanah atau batuan di area site akan digali. Kemudian data hasil penyelidikan tanah, akan digunakan sebagai dasar untuk penetapan sistem desain, konstruksi, dan biaya konstruksinya.
Plt Kepala Dishub DIY, Sumariyoto menyampaikan dengan adanya jalan tol yang melintas DIY, maka akan berpotensi terjadi kepadatan lalu lintas di titik tertentu. Dengan perkembangan pembangunan konstruksi Tol Jogja-Solo, pihaknya tengah menyiapkan kajian terkait dampak jalan tol yang melintas di DIY.
“Kami mengantisipasi kesemerawutan lalu lintas. Itu dampak yang langsung dirasakan masyarakat. Maka dari awal kita sudah menyusun rencana rekayasa,” katanya.
Menurutnya dalam kajian tersebut antisipasi kepadatan lalu lintas di beberapa titik disiapkan. Selain itu, menurut Sumariyoto kajian tersebut tidak hanya akan mengatur mengenai lalu lintas, namun juga transportasi yang akan melintas disana.
Potensi kepadatan lalu lintas di tiga exit toll yang ada di DIY pun menjadi perhatian tersendiri. Nantinya akan ada 3 exit Tol Jogja-Solo yakni di SS Purwomartani, SS Banyurejo dan SS Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 dengan menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Kota Jogja, Selasa (2/6)
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa ANTARA memiliki posisi penting dalam ekosistem informasi nasional karena menjadi sumber rujukan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menepis isu pengunduran diri dan menegaskan tetap menjalankan tugas sesuai arahan Presiden Prabowo.
BPS Kota Jogja memantau potensi inflasi Juni 2026 jelang tahun ajaran baru, terutama dari biaya sekolah dan perlengkapan pendidikan.
Psikolog jelaskan sindrom pasca haji yang membuat jamaah merasa rindu dan sulit beradaptasi setelah pulang dari Tanah Suci.
Pemerintah RI memproyeksikan tarif AS ke produk Indonesia bisa mencapai 18% usai investigasi Section 301 Trade Act. Ini penjelasannya.