DPRD Kota Jogja Minta Seluruh Trotoar Ramah Difabel
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot memperluas trotoar ramah difabel agar aksesibilitas penyandang disabilitas tersedia di seluruh kawasan pedestrian.
Plt Kepala Dishub DIY, Sumariyoto./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Konstruksi Tol Jogja-Solo terus berprogres. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di tiga exit toll Jogja-Solo, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY tengah menyiapkan kajian.
Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), Rachmat Jesiman Putra menyampaikan saat ini proses konstruksi Jalan Tol Jogja-Solo terus berlangsung. “Untuk Seksi 2.1 baru soil investigation [penyelidikan tanah],” katanya, Kamis (31/8/2023).
Proses tersebut, menurut Rachmat, akan dilakukan dalam beberapa waktu mendatang. Proses tersebut merupakan proses mutlak dari proses pelaksanaan proyek konstruksi. Melalui proses tersebut karakteristik fisik tanah atau batuan di area site akan digali. Kemudian data hasil penyelidikan tanah, akan digunakan sebagai dasar untuk penetapan sistem desain, konstruksi, dan biaya konstruksinya.
Plt Kepala Dishub DIY, Sumariyoto menyampaikan dengan adanya jalan tol yang melintas DIY, maka akan berpotensi terjadi kepadatan lalu lintas di titik tertentu. Dengan perkembangan pembangunan konstruksi Tol Jogja-Solo, pihaknya tengah menyiapkan kajian terkait dampak jalan tol yang melintas di DIY.
“Kami mengantisipasi kesemerawutan lalu lintas. Itu dampak yang langsung dirasakan masyarakat. Maka dari awal kita sudah menyusun rencana rekayasa,” katanya.
Menurutnya dalam kajian tersebut antisipasi kepadatan lalu lintas di beberapa titik disiapkan. Selain itu, menurut Sumariyoto kajian tersebut tidak hanya akan mengatur mengenai lalu lintas, namun juga transportasi yang akan melintas disana.
Potensi kepadatan lalu lintas di tiga exit toll yang ada di DIY pun menjadi perhatian tersendiri. Nantinya akan ada 3 exit Tol Jogja-Solo yakni di SS Purwomartani, SS Banyurejo dan SS Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot memperluas trotoar ramah difabel agar aksesibilitas penyandang disabilitas tersedia di seluruh kawasan pedestrian.
Mixue Group mengurangi 89 gerai di luar China pada semester I 2026, termasuk di Indonesia dan Vietnam. Simak strategi baru ekspansi Mixue.
Komdigi melarang operator menghilangkan sisa kuota internet pelanggan. Simak pilihan rollover, perpanjangan masa aktif hingga refund.
Forbes merilis daftar 50 orang terkaya Singapura 2026. Eduardo Saverin masih nomor satu dengan kekayaan US$32,9 miliar, meski turun US$10,1 miliar.
Sebanyak 15 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi mahasiswa baru
Cara cek rekening penipu online sebelum transfer melalui layanan CekRekening dan Kredibel. Simak langkah serta tindakan jika sudah menjadi korban.