Besok Pilihan Lurah Serentak Digelar di 31 Kalurahan Gunungkidul, Ini Daftarnya
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
Ilustrasi ubur-ubur/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ancaman sengatan ubur-ubur atau impes kembali muncul di kawasan pantai di Gunungkidul. hingga Minggu (3/9/2023) sekitar pukul 15.00 WIB, sudah ada 14 pengunjung yang menjadi korban sengatan.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, kemunculan ubur-ubur sudah terlihat sejak Minggu pagi di beberapa pantai seperti Kukup, Sepanjang, Drini, dan Somandeng. Upaya patroli dengan membersihkan area pantai dari ubur-ubur juga telah dilakukan.
BACA JUGA : Selama Liburan, 35 Wisatawan Terdengat Ubur-Ubur
Hanya saja, lanjut dia, masih ada pengunjung yang menjadi korban. Total hingga Minggu sore sudah ada 14 pengujung tersengat impes.
“Kejadianya paling banyak di Pantai Krakal. Tapi, ada juga korban yang tersengat di beberapa pantai lain,” katanya kepada wartawan, Minggu.
Suris menjelaskan, ubur-ubur beracun dan sengatanya bisa menimbulkan efek gatal dan panas serta memerah pada bagian tubuh yang tersengat. Selain itu, korban juga dapat mengalami sesak nafas jika tidak kuat menahannya.
“Masih bisa kami tangani karena tidak ada korban yang dirujuk sampai ke rumah sakit,” katanya.
Binatang laut yang tergolong ke dalam kelas Scyphozoa, biasanya muncul pada awal Juli sampai September, saat suhu di laut dingin sehingga menepi ke darat. Pada saat berada di pantai, binatang ini mudah sekali disentuh.
BACA JUGA : Banyak Muncul di Pantai, Ini Cara Penanganan Ubur-Ubur
Terlebih lagi, bentuknya yang menarik karena seperti balon dengan warna kebiru-biruan. Meski demikian, ada potensi bahaya bagi setiap orang yang menyentuhnya karena bisa tersengat.
“Paling banyak korbannya adalah anak-anak,” katanya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Marjono mengatakan, sudah menyiapkan obat dan sarana kesehatan lainnya jika ada yang tersengat. Imbauan kepada pengunjung terus dilakukan baik melalui pengeras suara maupun papan pengumuman.
Menurut dia, impes sempat banyak muncul di awal Juli, tapi kemudian menghilang dikarenakan ada kiriman hujan yang membuat kawanan ubur-ubur kembali ke tengah laut. Namun, setelah kondisi kembali normal, kemunculan hewan ini mulai terlihat lagi pada Minggu pagi.
Ia berharap kepada pengunjung untuk berhati-hati agar tidak menjadi korban sengatan ubur-ubur. “Jangan disentuh kalau melihatnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian hari ini, Rabu 30 September 2026, turun. Cek harga jual dan buyback lengkap semua ukuran.
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
7 bahan ini sebaiknya dihindari saat membersihkan stainless steel karena bisa menyebabkan goresan, noda, kusam, hingga korosi.
KTM menolak aturan satu motor MotoGP dan memilih mendukung cost cap sebagai opsi menekan biaya tanpa mengurangi aksi balap.