Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sejumlah iklan dipasang di tiang lampu APPIL di simpang empat Tembi, jalan Parangtritis, Sewon, Kamis (7/9/2023)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—Lampu APILL dan rambu-rambu lalu lintas lainnya di sejumlah ruas jalan di Bantul banyak dipasangi iklan komersial. Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menegaskan pemasangan iklan di lampu APILL dan rambu lalu lintas adalah pelanggaran aturan. Para pemasang iklan dan pelaku vandal itu bisa dikenakan denda Rp50 juta.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi menjelaskan dalam beberapa waktu terakhir pihaknya menemukan ratusan iklan dan aksi vandalisme di beberapa rambu lalu lintas. “Kami baru saja membersihkan sampah iklan dan vandalisme di 150 di sekitar jalan protokol Bantul,” katanya, Kamis (7/9/2023).
Beberapa titik yang menjadi sasaran pembersihan seperti di sepanjang jalan Jendral Sudirman dan sekitar lapangan Paseban. Dari pantauan Harianjogja.com, iklan-iklan yang menempel di rambu lalu lintas juga ditemukan di beberapa titik di sepanjang jalan Parangtritis.
Selain ditempel pada rambu lalu lintas, beberapa iklan juga diketahui dipaku di pohon di pinggir jalan. Hal ini melanggar Perda Bantul No. 10/2020 tentang Perubahan atas Perda No. 20/2015 tentang Penyelenggaraan Reklame dan Media Informasi.
BACA JUGA: Kerawanan Pemilu di DIY: Dari Pelanggaran Penyelenggara sampai Pembiaran Kekerasan Politik
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak memasang iklan atau berbuat vandal di rambu lalu lintas karena dapat mengganggu bahkan membahayakan pengguna jalan karena tidak dapat melihat petunjuk. “Dapat mengganggu pengguna lalu lintas,” kata dia.
Selain pembersihan, sebagai tindakan tegas jika pihaknya menemukan langsung orang yang memasang iklan di rambu lalu lintas akan diberikan peringatan dan pemahaman, dan jika masih melakukan akan dikenakan denda Rp50 juta dan kurungan tiga bulan.
Ke depan Dinas Perhubungan Bantul masih akan secara berkala mengecek dan membersihkan sampah iklan maupun vandalisme di rambu lalu lintas di wilayah Bantul. Ia berharap masyarakat dapat turut menjaga kebersihan dan kenyamanan di sekitar rambu lalu lintas.
“Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama turut menjaga dan memelihara berbagai sarana dan prasarana perhubungan yang ada di Bantul. Mari sama-sama budayakan tertib di lalu lintas,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Prediksi susunan pemain Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Ole Romeny diragukan, Mitchell Baker jadi andalan.
Di tengah khidmatnya prosesi pelantikan, momen spesial tercipta dengan diinformasikan apresiasi tingkat nasional kepada salah satu lulusan Profesi Ners, Dina A
Di tengah prosesi pelantikan 667 lulusan tenaga kesehatan profesional tersebut, UNISA Yogyakarta secara resmi menyerahkan Beasiswa Alumni kepada tiga bidan terb
Praktik brandu masih ditemukan di Gunungkidul. Pemkab memperkuat edukasi dan menyiapkan kompensasi bagi ternak yang mati akibat penyakit menular.
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.