Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Para personel Jaga Warga Kapanewon Kretek menerima rompi di Kantor Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Selasa (19/9/2023)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
BANTUL—Pemda DIY terus mendorong aktivasi program Jaga Warga, termasuk di wilayah Kabupaten Bantul.
Bertempat di Kantor Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Selasa (19/9/2023), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP DIY bersama Pemkab Bantul menyerahkan rompi Jaga Warga untuk sejumlah kelompok Jaga Warga.
Total ada sebanyak 100 rompi yang diserahkan kepada sembilan kelompok Jaga Warga di empat kalurahan di Kapanewon Kretek. Secara geografis, kesembilan kelompok Jaga Warga ini secara geografis berada di wilayah pesisir selatan Bantul.
Wakil Bupati Bantul, Joko B. Purnomo menjelaskan Jaga Warga yang pelaksanaannya didanai oleh Dana Keistimewaan (Danais) DIY merupakan sebuah upaya untuk mewujudkan ketenteraman di tengah masyarakat dan ketertiban umum yang disesuaikan dengan kondisi budaya dan adat di lingkungan masing-masing.
“Kelompok Jaga Warga bisa mengusulkan ke Lurah terkait dengan pranata sosial masyarakat untuk disesuaikan dengan kondisi budaya dan adat di lingkungan masing-masing. Ada Deso Mowo Toto, Deso Mowo Coro. Itu yang dipertahankan dalam Jaga Warga,” ujarnya, Selasa.
BACA JUGA: Sultan: Pembentukan Jaga Warga Sesuai dengan Kebutuhan Zaman
Dia menegaskan Jaga Warga bisa menyelesaikan konflik sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat. “Jaga Warga memiliki kewenanganan membantu Bhabinkamtibmas, Kepala Dukuh, Jogoboyo, Ketua RT, menyelesaikan kalau ada konflik sosial di tengah masyarakat,” kata dia.
Netralitas
Dengan rompi yang sudah diberikan, Jaga Warga harus menjaga netralitas dalam pemilu tahun depan.
Walau masih boleh berpolitik, tetapi ketika sudah memakai rompi Jaga Warga, semua anggota Jaga Warga harus netral. “Boleh-boleh saja menjadi timses [tim sukses] caleg. Tetapi, kalau sedang memakai rompi Jaga Warga, tidak boleh berkampanye. Kalau konteksnya sedang rapat terkait dengan pemilu damai, maka bapak-ibu bertindak sebagai Jaga Warga, bukan timses. Pemilu di situ harus damai, tertib, sesuai perundangan yang berlaku,” kata dia.
Sementara itu, Babinsa Kretek, Serma Mudiyono yang mewakili Danramil Kretek, turut menyampaikan materi dalam kegiatan ini dengan judul Upaya Strategi TNI dalam Menyiapkan Wilayah Kalurahan sebagai kantong Pertahanan yang Efektif.
Dia menuturkan warga yang dalam hal ini Jaga Warga memiliki peran penting sebegai sumber informasi bagi TNI untuk memetakan konflik di wilayah. “Ketika terjadi darurat militer maupun darurat sipil, sumber informasi adalah dari koramil, koramil mendapat informasi dari warga,” ungkapnya.
Jaga Warga nanti juga akan berperan membantu kepolisian dan TNI untuk mengamamankan Pemilu 2024. “Saya mohon kepada masyarakat sebagai Jaga Warga, menjelang pemilu tolong Jaga Warga membantu menyelesaikan masalah-masalah yang muncul,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kimi Antonelli memenangi F1 GP Amerika Serikat 2026 dan memimpin klasemen dengan 365 poin. Ia tinggal membutuhkan dua poin untuk mengunci gelar.
Pemerintah menyiapkan bantuan beras 30 kg untuk Oktober–Desember 2026. Simak cara cek bansos melalui situs resmi Kemensos dengan NIK KTP.
Hakim memutuskan eksepsi Febrie Adriansyah dipertimbangkan bersama putusan akhir. Sidang dugaan pemerasan dan TPPU berlanjut pada November.
Galur, Kulon Progo, mencatat 148 hari tanpa hujan hingga 20 Oktober 2026. BMKG menjelaskan penyebab hujan belum merata dan prakiraan musim hujan.
ESDM membuka rekrutmen Pengawal Energi 2026 untuk 108 personel. Simak syarat, dokumen, cara daftar, dan jadwal seleksi sebelum 1 November.