Mobil Listrik Kian Diminati di Jogja, Pajak Tahunan Hanya Rp200.000
Pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di DIY dinilai terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan hemat
Produsen tas berbahan dasar karung goni bekas Sambeliler bag yang dikunjungi oleh peserta kunjungan lapangan Dinas Pariwisata DIY di wilayah Gondomanan, Senin (25/9/2023)
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY mengajak forum bisnis yang terdiri dari perusahaan BUMN dan swasta di wilayah setempat serta perwakilan kampus untuk kunjungan lapangan ke sentra produk ekonomi kreatif (ekraf) yang ada di wilayahnya, Senin (25/9/2023).
Plh Kepala Dinas Pariwisata DIY Kurniawan menyebutkan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan World Tourism Day yang jatuh pada 27 September mendatang. Pembukaan kegiatan itu di DIY dibuka beberapa waktu lalu di kawasan Laguna Tengah, Pantai Glagah, Kulonprogo.
"Sudah kami mulai dengan berbagai lomba dan gebyar ekraf di Laguna Tengah. Kemudian akhir pekan lalu juga ada lomba desain batik dan kuliner," katanya.
Kunjungan lapangan itu diselenggarakan selama dua hari. Peserta diajak melihat secara langsung berbagai objek wisata dan potensi ekraf yang ada di Kabupaten/Kota di DIY. "Kita kolaborasi dengan GIPI sehingga mungkin ada peluang ya karena di Jogja sangat banyak sekali produk ekrafnya dan bisa saling memberikan feedback antara peserta dan produsen," jelasnya.
BACA JUGA: Jogja Tourism Day 2023, Investasi Hijau untuk Kesejahteraan
Menurut Wawan, kegiatan kunjungan lapangan menjadi salah satu strategi pihaknya dalam mengenalkan dan mengembangkan industri pariwisata dan ekraf yang ada di wilayah. "Harapan kami peserta bisa memberikan feedback ke sektor pariwisata yang dikunjungi dan kami diberi masukan dan kami sangat terbuka sekali," katanya.
Sekretaris GIPI DIY Moko D Sudiro menyebutkan, kunjungan lapangan yang digelar tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para peserta dalam melihat sisi apa yang perlu didukung kepada objek wisata dan produsen ekraf yang didatangi. "Yang dicari bukan yang paling bagus tapi yang membutuhkan bantuan," katanya.
Moko menyebut, penyelenggaraan World Tourism Day 2023 ini juga sudah melibatkan seluruh komponen pariwisata dan banyak pihak. "Jadi ada integrasi kegiatan pariwisata yang ada di kota dan kabupaten dengan dipilihnya objek wisata dan produsen ekraf yang nantinya dikunjungi dan bisa jadi pertimbangan dalam pemberian CSR oleh para peserta," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di DIY dinilai terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan hemat
WhatsApp menyiapkan fitur greeting message agar anggota baru grup lebih cepat memahami aturan dan suasana percakapan.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.