Taman Budaya Sleman Diusulkan Jadi Ikon dan Pusat Informasi Budaya
Mantan Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Dwijo, mendorong Taman Budaya Sleman menjadi pusat informasi komprehensif potensi budaya.
Ruas Jalan Kabupaten Giripuwo-Gendu yang longsor akibat hujan lebat tahun lalu akan diperbaiki mulai 2024./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Ruas Jalan Kabupaten Giripuwo-Gendu di Pedukuhan Tompak, Kalurahan Giripurwo, Girimulyo yang longsor akibat hujan lebat tahun lalu akan diperbaiki mulai tahun depan. Perbaikan jalan rusak itu tidak dapat dilakukan tahun ini karena keterbatasan anggaran.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Agustinus Nurcahyo Budi Wibowo mengatakan bahwa hujan yang terjadi yang terjadi menyebabkan salah satu bahu jalan runtuh pada akhir 2022.
"Panjang longsoran mencapai lebih dari 20 meter. Sampai saat ini pengamanan sementara dilakukan dengan memasang terpal dan water barrier. Itu sisi kanan dan kiri jalan jurang," kata Nurcahyo, Senin (25/9/2023).
BACA JUGA: Protes Jalan Rusak di Bantul, Warga Tanam Pisang di Jalan
Nurcahyo menambahkan penanganan ruas jalan tersebut baru dapat dilakukan pada 2024. Perbaikan akan dilakukan melalui tender karena anggaran yang diperlukan untuk perbaikan mencapai sekitar Rp500 juta. Setidaknya perbaikan akan dimulai April 2024. "Untuk menghadapi musim hujan, [DPUPKP Kulonprogo] melakukan pengecekan lokasi dilanjutkan dengan pemasangan terpal pengaman dan water barrier baru," katanya.
Tidak hanya itu, rambu peringatan juga dipasang di salah satu ujung ruas jalan dan dekat lokasi longsoran. Apabila ada kendaraan roda dua atau pejalan kaki yang lewat, Nurcahyo meminta untuk menurunkan kecepatan dan waspada.
"Sedangkan kendaraan dengan muatan berat dari atau menuju arah Pasar Jonggrangan diimbau untuk tidak melintas dan dapat melewati Jalan Provinsi Nanggulan-Tegalsari [perempatan Kenteng Nanggulan ke Barat]," ucapnya.
Dia juga mengatakan ada satu ruas jalan kabupaten di Kalurahan Purwosari yang mengalami longsor. Penanganan juga akan dilakukan pada 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mantan Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Dwijo, mendorong Taman Budaya Sleman menjadi pusat informasi komprehensif potensi budaya.
DPRD Bantul mengingatkan keberadaan PSEL bukan alasan warga meningkatkan produksi sampah. Pengurangan dari sumber tetap harus dilakukan.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Lomba wiru jarik dan permainan dakon digelar di Balai Budaya Tamanmartani, Sleman, Senin (31/8/2026).
PSIM Jogja menghadirkan season pass untuk 17 laga kandang Super League 2026/2027, dengan harga mulai Rp925.000.
FKPDAS DIY mendorong penyelesaian Pergub Insentif DAS tahun ini untuk memperkuat konservasi dan hubungan hulu-hilir.