APBD Perubahan Kota Jogja Naik, Belanja Bertambah Rp205 Miliar
Belanja Pemkot Jogja dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp205,12 miliar menjadi Rp2,11 triliun. Pemkot menyebut fiskal tetap terjaga.
Ilustrasi panen padi./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Saat musim kemarau seperti sekarang ini, petani di Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul mengeluhkan hasil panen padi mereka yang menurun. Penurunan hasil panen tersebut dikarenakan berkurangnya aliran air ke lahan persawahan.
Salah seorang petani Kapanewon Banguntapan, Kemiran mengeluhkan hasil panenan tahun ini yang lebih rendah daripada hasil panen tahun lalu. “Padinya berkurang banyak. Biasanya keluar 20 sak, sekarang hanya 12-13 sak,” katanya.
Selama ini Kemiran mengelola lahan seluas 1.500 meter persegi, dari lahan tersebut dia biasanya dia dapat menghasilkan hingga 20 sak gabah dengan berat 60 kg beras per sak.
Untuk mengairi lahan pertaniannya, menurut Kemiran selama ini dipasok menggunakan air ledeng secara gratis. Namun, selama musim kemarau, menurut Kemiran beberapa bulan belakangan, aliran air yang mengaliri lahan pertaniannya berkurang. Hal itu menurutnya menyebabkan padi hasil panennya kali ini menurun. “[Menggunakan] Air ledeng. Sulit. Masalahnya airnya kurang dari kali,” katanya.
BACA JUGA: Hasil Panen Bagus, Petani Tembakau Gunungkidul Semingrah
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo telah memperkirakan akan terjadi penurunan hasil produksi beras tahun ini dengan terjadinya kemarau.
Meski begitu, Joko belum dapat memastikan berapa jumlah perkiraan penurunan, karena kekeringan belum berdampak pada sektor pertanian. “Perkiraan saya tahun ini terjadi penurunan produksi khususnya tanaman padi, tetapi kemungkinan, kalau segera hujan ini aman, tetapi hujannya kan enggak tahu,” katanya.
Tahun lalu, kata dia, luas lahan pertanian ada 30.000 hektare yang menghasilkan sekitar 200 ton gabah kering giling. Menurutnya, apabila musim kemarau masih terus berlangsung dalam beberapa waktu mendatang, maka akan berdampak pada penurunan produksi padi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belanja Pemkot Jogja dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp205,12 miliar menjadi Rp2,11 triliun. Pemkot menyebut fiskal tetap terjaga.
BNI menghadirkan beragam penawaran bagi nasabah yang ingin menyaksikan konser Andrea Bocelli Romanza – 30th Anniversary World Tour di Indonesia
Opsen BBNKB Bantul mencapai Rp21,99 miliar atau 57,54% dari target Rp38,23 miliar hingga Agustus 2026.
China menegaskan kerja sama dengan Iran berada dalam kerangka hukum internasional setelah AS mengancam sanksi bagi mitra bisnis Teheran.
Pelapor Ruben Onsu mencabut laporan penipuan dan penggelapan dana Rp3,5 miliar setelah kerugian dilunasi secara kekeluargaan.
Timnas U20 Indonesia ditahan Malaysia 0-0 pada Kualifikasi Piala Asia U20 2027. Garuda Muda membuang sejumlah peluang emas.