China Bersiap Pimpin BRICS 2027, Xi Jinping Ajukan 4 Usulan
China siap mengambil alih keketuaan BRICS pada 2027. Xi Jinping mengajukan empat usulan untuk memperkuat kerja sama Selatan Global.
Mobil tangki air milik BPBD Gunungkidul saat meyalurkan bantuan kepada warga di Dusun Kwarasan Kulon, Kedungkeris, Nglipar. foto diambil beberapa waktu lalu. /Ist- dok BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, mengajukan permohonan status tanggap darurat kekeringan karena permintaan air bersih masih banyak dan hujan belum turun.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sumadi di Gunungkidul, mengatakan masa darurat kekeringan tahap pertama berakhir pada 30 September 2023 lalu dan diajukan kembali perpanjangan hingga 30 November 2023.
"Surat perpanjangan masa darurat kekeringan masih diproses di Bagian Hukum, Setda Gunungkidul. Semoga segara ditandatangani, sehingga bisa menggunakan biaya tak terduga untuk distribusi air bersih kepada masyarakat," kata Sumadi, Rabu (4/10/2023).
BACA JUGA: Karnaval Budaya Perayaan HUT Kota Jogja, Pelajar Sekaligus Belajar Pengembangan Karakter
Ia mengatakan jumlah masyarakat yang terdampak kekeringan di Gunungkidul sebanyak 118.000 jiwa yang tersebar di 16 kapanewon berpotensi mengalami krisis air bersih. Di Gunungkidul, ada dua Kapanewon Wonosari, dan Playen yang belum mengalami kekeringan. Berdasarkan kajian itu, maka akan dilakukan perpanjangan selama dua bulan masa siaga darurat kekeringan.
Pada 2023, BPBD mengalokasikan sebanyak 1.060 tangki, dan sudah tersalurkan kepada masyarakat sebanyak 450 tangki. Bantuan air bersih juga dilakukan oleh kapanewon dan bantuan pihak ketiga. "Kalau ditotal sudah hampir 2.700-an tangki yang disalurkan ke masyarakat," kata Sumadi.
Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Tepus Joko Santoso mengatakan sudah menyalurkan sekitar 400 tangki dari anggaran 450 tangki. Adapun air bersih disalurkan ke warga Kalurahan Purwodadi, Tepus dan Sidoharjo. Untuk sisa 50 tangki diperkirakan habis bulan ini. Jika nantinya habis akan berkoordinasi dengan BPBD Gunungkidul. "Untuk Kalurahan Sumberwungu dan Giripanggung kami mintakan ke BPBD Gunungkidul," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
China siap mengambil alih keketuaan BRICS pada 2027. Xi Jinping mengajukan empat usulan untuk memperkuat kerja sama Selatan Global.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.