Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
DPKP DIY bersama Bapanas RI saat mengecek sarana dan prasarana pelengkap pada program PAS AMAN di Pasar Prawirotaman Kota Jogja, kemarin. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak tiga pasar tradisional di wilayah DIY menjadi proyek percontohan program Pasar Pangan Segar Aman (PAS AMAN) guna mendukung ketersediaan peredaran pangan segar dari produsen ke konsumen, sehingga pemenuhan aspek keamanan pangan sanitasi dan hygiene terwujud dengan optimal.
Wakil Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Heru Sulistio menjelaskan, tiga pasar tradisional yang dipilih menjadi proyek percontohan program PAS AMAN itu yakni Pasar Prawirotaman Kota Jogja, Pasar Sleman Unit II di Kabupaten Sleman dan Pasar Bendungan di Kabupaten Kulonprogo. Pada program itu pihaknya juga melibatkan sejumlah instansi lainnya.
Menurut Heru, pasar pangan aman ini melibatkan tiga pihak serta komponen utama pasar, yaitu pemerintah, pengelola pasar, dan pedagang. Juga dibentuk tim pembina di tingkat provinsi dan tim teknis di tingkat kabupaten/kota terdiri dari pengawas pangan dan operasional pasar antara lain Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan lain-lain.
"Ada juga tim ICS [internal Control System] yang beranggotakan petugas pasar serta paguyuban pedagang pasar yang nantinya akan melaksanakan ketugasan masing-masing terkait dengan penerapan SOP [Standard Operational Procedur] hygiene sanitasi sarana dan tempat pemajangan di pasar," jelasnya, Sabtu (7/10/2023).
BACA JUGA: Presiden Jokowi Dikabarkan Reshuffle Kabinet Mendadak, Ini Faktanya
Pihaknya bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga telah mengecek salah satu pasar proyek percontohan yakni di Pasar Prawirotaman Kota Jogja. Dalam pengecekan itu diperiksa kesiapan ruang pos pantau yang dibuat sebagai tempat pelaksanaan uji test kit keamanan pangan segar, demikian juga kesiapan tim ICS Pasar Prawirotaman yang akan melaksanakan pengawasan keamanan.
"Untuk menjamin pemenuhan persyaratan keamanan pangan, aliran produk pangan dan informasinya harus dapat diidentifikasi. Aspek mengenai asal usul, kualitas, dan keamanan bahan pangan menjadi parameter yang harus diperhatikan oleh pelaku usaha dan pemerintah sebagai otoritas pengawas," jelasnya.
Direktur Pengawasan dan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas Sri Nuryanti menyebut ada dua hal penting yang menjadi perhatian pada PAS AMAN. Pertama tertibnya registrasi izin edar produk pangan dan kedua sertifikasi penanganan yang baik pada sarana penangannya.
"Pasar yang menjadi proyek percontohan program ini kami dorong untuk mengantongi Sertifikat Penerapan Penanganan yang Baik [SPPB] Level II. Kemudian jika memenuhi syarat High Analyst Control Point [HACP] bisa mendapatkan SPPB Pangan Segar Asal Tumbuhan [PSAT] Level I," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.