Tabungan Simpeda Capai Rp75 Triliun, BPD Perkuat Layanan Digital
Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia bertemu di malam puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, terpantau adanya bibit Siklon Tropis 99W di Laut Cina Selatan sebelah Timur Vietnam Samudera Hindia tepatnya di sekitar 14.5°LU 110.7°BT.
Berdasarkan rilis dari BMKG DIY yang diterima Harianjogja.com, Senin (16/10/2023), Siklon angin itu memiliki kecepatan maksimum 15 knots dan tekanan udara minimum 1006 hPa.
Sementara itu, posisi matahari yang berada di selatan khatulistiwa karena gerak semu tahunan matahari menyebabkan tingginya radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi. Hal itu mengakibatkan kondisi tekanan udara yang lebih rendah dibandingkan area sekitarnya sehingga angin yang berhembus semakin kencang.
Selain itu, dari pantauan hasil pengamatan Automatic Weather Station (AWS) BMKG di beberapa wilayah DIY seperti Kabupaten Sleman (Pakem, Mlati), Kota Jogja, dan Kulonprogo, kecepatan angin yang tercatat pada 15 Oktober 2023 pada pukul 11.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB berkisar 10 – 17 knot (18 – 30 km/jam).
BACA JUGA: Dua Tenda Roboh Dihantam Angin Puting Beliung di Bantul
Adanya bibit Siklon Tropis 99W dan tingginya radiasi matahari ini menyebabkan adanya potensi angin kencang dengan kecepatan di atas 10 knot dan kecepatan angin maksimum sesaat (Gusty) yang masih berpotensi terjadi di wilayah DIY dalam beberapa waktu ke depan terutama pada siang hingga sore hari.
Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat sekitar agar tetap waspada terhadap potensi dampak akibat angin kencang di beberapa wilayah DIY terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Selain itu, BMKG Yogyakarta juga menghimbau kepada masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar dan mengantipasi pohon tumbang dengan melakukan penebangan pohon yang rindang dan rawan tumbang.
Sleman bagian Utara, Kulon Progo bagian Selatan, Bantul bagian Timur dan Selatan, dan Gunungkidul pada siang-sore hari.
Sleman bagian Utara, Kulon Progo bagian Selatan, Bantul bagian Timur dan Selatan, dan Gunungkidul pada siang-sore hari.
Sleman bagian Utara, Kulon Progo bagian Selatan, Bantul bagian Timur dan Selatan, dan Gunungkidul pada siang-sore hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo menilai retribusi digital Pantai Glagah masih berpotensi bocor. CCTV dan pengawasan pengunjung dinilai perlu diperkuat.
Cinema Day 2026 digelar 27 Oktober dengan tiket bioskop reguler maksimal Rp25.000. Cek harga CGV, Cinema XXI, Cinepolis, dan ketentuannya.
DPRD DIY mengusulkan balai RW menjadi laboratorium Pendidikan Khas Kejogjaan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Jogja.
Harga cabai rawit mencapai Rp88.642/kg pada pekan keempat Oktober 2026. Mendagri Tito mendorong perluasan tanam dan distribusi pasokan.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.