31 Ton Beras SPHP Digelontor ke Pasar di Bantul, Harga Beras Berangsur Menurun

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Selasa, 17 Oktober 2023 07:57 WIB
31 Ton Beras SPHP Digelontor ke Pasar di Bantul, Harga Beras Berangsur Menurun

DKUKMPP Kabupaten Bantul bersama dengan Bulog Kanwil Yogyakarta menyalurkan beras SPHP kepada pedagang di Pasar Niten, Selasa (19/9/2023). (Harian Jogja/Stefani Yulindriani)

Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul bekerjasama dengan Perum Bulog Kanwil Yogyakarta melakukan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pada beberapa pasar rakyat. Penyaluran beras tersebut dilakukan untuk menstabilkan harga beras di pasaran. 

Kepala DKUKMPP Kabupaten Bantul, Agus Sulistiyana menyampaikan pihaknya terus melakukan penyaluran beras SPHP pada sejumlah pasar tradisional untuk dapat menekan harga beras di pasaran. 

Berdasarkan catatan DKUKMPP Kabupaten Bantul pada beberapa pasar pantauan, rata-rata harga beras pada minggu kedua Oktober 2023 telah mencapai Rp13.383 per kg beras premium, sementara Rp12.550 per kg untuk beras medium. 

Saat ini menurutnya beras SPHP telah disalurkan pada 6 pasar di  Kabupaten Bantul. 

“Ini [penyaluran beras SPHP] baru 6 pasar rakyat yakni Pasar Niten, Pasar Bantul, Pasar Imogiri, Pasar Pijenan, Pasar Barongan, dan Pasar Jejeran Pleret,” katanya. 

BACA JUGA: Harga Beras Kian Mahal, Stok DIY untuk Nataru Tunggu Distribusi dari Pusat

Pada 6 pasar tersebut menurut dia telah disalurkan 31 ton beras SPHP kemasan 5 kg per sak. 

Menurutnya sasaran penyaluran beras SPHP tersebut yakni para pedagang di pasar rakyat. Nantinya para pedagang diharuskan menjual beras tersebut sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp10.900 per kg. 

Dia pun berharap adanya penyaluran beras SPHP tersebut dapat menekan harga beras di pasar rakyat dan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk membeli beras berkualitas dengan harga yang terjangkau. 

Dia pun menyampaikan penyaluran beras SPHP di pasar rakyat masih akan terus berlangsung. Pedagang pada pasar rakyat juga dapat mengajukan permintaan penyaluran beras SPHP. 

“Untuk tahap 1 masih kurang 3 lokasi [yakni] Pasar Angkruksari, Pasar Panasan, dan Sorobayan. Kemudian mengajukan tahap 2 untuk beberapa pasar lagi,” katanya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online