Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Pejabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo (kiri) dan Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Brigjen Pol Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi (kanan) saat jumpa pers ditengah Bimtek Keluarga Berintegritas yang diselenggarakan Pemkot Jogja, Rabu (18/10/2023).
JOGJA—Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk Keluarga Berintegritas diselenggarakan Pemkot Jogja dan KPK, Rabu (18/10/2023). Bimtek tersebut diikuti puluhan aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemkot Jogja.
Tak hanya ASN, Bimtek itu juga diikuti keluarga para ASN. Terutama pasangan keluarga ASN, dimana tujuannya dimaksudkan untuk meningkatkan integritas dan mencegah terjadinya korupsi di lingkungan Pemkot Jogja.
“Kami ajak juga pasangan keluarga ASN tersebut, misalnya yang ASN bapak maka ibu juga ikut latihan meskipun bukan ASN, begitu juga sebaliknya jika yang ASN ibu. Alasan ini dilakukan agar pasangan keluarga ini tahu, berapa gaji pasangannya sebagai ASN, sehingga kalau terjadi yang tidak diinginkan bisa dicegah lewat keluarga itu sendiri, tentu karena yang paling tahu keluarga itu seluk beluk keuangannya,” jelas Pejabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo, Rabu pagi.
BACA JUGA: Hokky Caraka Jadi Pemain Terbaik dalam Laga Indonesia Lawan Brunei
Singgih menerangkan peserta Bimtek dari kalangan ASN mulai dari tingkat kemantren, pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), hingga pejabat eselon di Sekretariat Daerah. “Tindak lanjut dari Bimtek ini nanti akan dirumuskan sistem seperti apa yang efektif untuk meminimalisir praktik korupsi,” ungkapnya.
Sistem tersebut berbentuk deteksi dini, pembinaan, hingga pengawasan. “Kami juga koordinasikan dengan KPK yang sudah berpengalaman dengan baik dalam pencegahan korupsi,” terang Singgih.
Sedangkan Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Brigjen Pol Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi yang turut memberikan materi Bimtek menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di Kota Jogja.
“Sebelumnya kami lakukan di Selman, setelah ini di Kulonprogo. Program seperti ini baru tahun ini diselenggarakan, sebelumnya tahun lalu tingkatannya pemerintah provinsi, kini kami sasar pemerintah kota/kabupaten,” katanya.
Kumbul menerangkan kunci pencegahan korupsi yang cukup efektif dari lingkungan keluarga. “Banyak kasus korupsi oleh ASN itu dilatarbelakangi gaya hidup pasangan dalam keluarga, jadi misalnya sang ibu minta ini dan itu padahal kemampuan suaminya yang ASN tidak mencukupi, lewat Bimtek ini kami terangkan supaya hal itu dapat diantisipasi,” ujarnya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita