Polisi Tangkap Demonstran di DPRD DIY, Massa Aksi Diserang Kelompok Tak Dikenal
Polda DIY mengamankan sejumlah demonstran saat aksi di DPRD DIY pada Selasa (20/10/2026). Polisi menyebut terjadi pelemparan batu dan petasan.
Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo bersama kelompok tani di Padukuhan Keboan, Karangwuni, Wates menggelar wiwitan panen melon, Senin (16/10/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kelompok Tani Ngudi Rejeki, Padukuhan Keboan, Karangwuni, Kapanewon Wates mendapat bantuan pendirian green house senilai Rp200 juta. Bantuan tersebut berasal dari APBN 2023.
Staf Bidang Produksi, Perlindungan Tanamanan, Hortikultura, dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo, Ishom Ari Wibowo mengatakan bantuan dari APBN tersebut digunakan untuk pendirian green house melon satu unit dengan luasan minimal 200 meter persegi. Dari situ juga ada bantuan sarana produksi pertanian (saprodi).
"Untuk bantuan satu unit dengan anggaran Rp200 juta untuk green house di kelompok Ngudi Rejeki, sedangkan untuk kawasan kampung melon berupa saprodi di kelompok tani Sumber Mulyo, di dusun yang sama," kata Ishom ditemui di kantornya, Rabu (18/10/2023).
Ishom menambahkan untuk KT Sumber Mulyo mendapat fasilitas saprodi dan benih melon varietas alisha.
Menurut dia, pertanian hortikultura utamanya melon dapat dikembangkan dengan baik di Kulonprogo. Hal tersebut mendasarkan pada hasil panen melon di Padukuhan Keboan pada Senin (16/10/2023). "Penanaman melonnya pada Agustus lalu. Senin kemarin [16/10/2023] panen. Melon kan tanaman musiman. Harapan kami ke depan bisa dilanjutkan [budi daya melon]," katanya.
BACA JUGA: Ditemukan Jalan Tak Layak, Infrastruktur Pertanian di Kulonprogo Perlu Ditingkatkan
Kepala Bidang Hortikultura DPP Kulonprogo, Juliwati, mengatakan bahwa penanaman melon di lahan seluas 10 hektar mampu memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Petani mampu memperoleh hasil dari penanaman melon dengan hasil yang cukup signifikan. Penanaman melon dari bantuan pemerintah ini sudah dilaksanakan pada 15 Agustus 2023," kata Juliwati.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Trenggono Trimulyo, mengatakan bahwa sebelum panen dilaksanakan, melon yang masih ditanam sudah dibeli oleh tengkulak dengan sistem tebas. Dengan ini, petani dapat memperoleh tambahan pendapatan.
"Diharapkan bantuan semacam ini dapat terus dilaksanakan kepada kelompok-kelompok tani yang membutuhkan. Kepada masyarakat sekitar juga dipersilakan kalau ada yang masih membutuhkan bisa mengajukan permohonan bantuan," kata Trenggono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY mengamankan sejumlah demonstran saat aksi di DPRD DIY pada Selasa (20/10/2026). Polisi menyebut terjadi pelemparan batu dan petasan.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo 27 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Eatsambel memperluas distribusi ke 41 jaringan ritel modern di Jabodetabek dan menargetkan pertumbuhan bisnis 200% pada 2027.
Dinkominfo Kabupaten Pekalongan studi banding ke Bantul untuk mempelajari Satu Data Indonesia, statistik sektoral, geospasial, dan keamanan informasi.
Operasi Patuh Progo 2026 di Gunungkidul berlangsung 26 Oktober–8 November. Simak delapan sasaran penindakan dan pembagian sanksi pelanggaran.