Terdampak Tol Jogja-Solo, Pembangunan SDN Nglarang Dikebut Mei
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Suasana pembongkaran separator dan trotoar pada Kamis (19/10/2023)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Kontraktor penggarap tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2 menyiapkan water tank untuk mengurangi dampak debu yang ditimbulkan selama proyek berlangsung.
Diketahui, saat ini tengah berlangsung pembongkaran separator dan trotoar di area Ring Road Trihanggo. Agenda tersebut merupakan tahap awal sebelum pelebaran jalan dilakukan. Adapun area ring road tersebut terdampak pembangunan tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2 yang membentang dari Trihanggo hingga Tirtoadi.
Pembongkaran separator dan trotoar kemungkinan akan membuat sejumlah tanah terekspos. Dari pantauan di lokasi proyek pada Kamis (19/10/2023) satu unit eskavator juga diterjunkan untuk melakukan penggalian di sisi luar jalan ring road Trihanggo. Aktivitas ini tentu juga berpotensi menimbulkan debu.
Untuk meminimalkan dampak debu yang ditimbulkan dari aktivitas proyek, pihak kontraktor berupaya mengantisipasinya dengan melakukan tindakan penyiraman. Penyiraman ini paling tidak akan dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari.
"Kalau untuk mengatasi debu, kami sudah punya SOP, sudah pasti ada penyiraman. Sehari bisa dua kali minimal, pagi dan sore hari," kata Humas PT. Adhi Karya Pembangunan Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, Rabu (18/10/2023).
BACA JUGA: Dampak Proyek Tol Solo-Jogja, Ring Road Dilebarkan, Begini Kondisi Pengalihan Lajur
Tindakan penyiraman ini bukan satu-satunya langkah yang diambil pihak kontraktor untuk menekan debu selama proyek berlangsung. Nantinya ketika konstruksi pilar bore pile di tengah ring road mulai dikerjakan, ban kendaraan proyek yang akan keluar dari area konstruksi pun harus menjalani pencucian terlebih dahulu.
Di sisi lain, penyiraman area proyek tak selalu saklek dilakukan dua kali sehari. Staf K3 PT. Adhi Karya Pembangunan Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2, Bagas Nawastu menjelaskan penyiraman bisa dilakukan lebih dari dua kali tergantung kebutuhan situasi di lapangan. "Menyesuaikan kondisi di lapangan juga. Kalau misalkan memang kondisi lapangan membutuhkan lebih dari dua kali penyiraman, kita kan ada standby untuk water tank," jelasnya.
Water tank disiapkan untuk berjaga-jaga melakukan penyemprotan debu akibat aktivitas proyek. "Itu kita alokasikan untuk penyiraman debu, terutama kalau di jalan biasanya nyemprot debu itu," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.