Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Ilustrasi kunyit/ist-liversupport
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul memberikan bantuan benih kunyit sebanyak 30 ton kepada kelompok tani di Bumi Handayani. Diharapkan program ini bisa meningkatkan produktivitas tanaman herbal di Masyarakat.
Koordinator Sarpras Tanaman Perkebunan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Eni Wijayanah mengatakan, persiapan musim hujan tidak hanya untuk optimilsasi tanaman pangan. Namun demikian, ada juga program pengembangan budidaya tanaman herbal ke petani.
Salah stu program yang dijalankan dengan memberikan bantuan benih kunyit ke kelompok tani. Total bantuan yang diberikan tahun ini sebanyak 30 ton.
BACA JUGA: Terbaru dari Sleman! Buka Peluang Usaha Tani Organik Berbasis Kawasan
Bantuan disalurkan ke enam kelompok tani di Kapanewon Wonosari, Patuk, Playen dan Girisubo. Ditargetkan setiap kelompok dapat mengembangkan tanaman herbal jenis kunyit dengan luasan mencapai lima hektare.
“Sudah disalurkan dan harapannya setelah hujan turun, bisa langsung ditanam,” kata Eni kepada wartawan, Kamis (19/10/2023).
Menurut dia, untuk penanaman tidak membutuhkan tempat khusus. Pasalnya, benih kunyit dapat ditanam dengan model tumpeng sari atau ditanam di bawah tegakan tanaman keras seperti jati dan lainnya.
Selain itu, budidaya juga dapat memanfaatkan di sekitaran area perkarangan rumah. “Dengan memanfaatkan area perkarangan rumah, maka bisa lebih produktif dan menjadi tabungan karena bisa menjadi tambahan penghasilan saat dipanen,” katanya.
BACA JUGA: Wilayah Selatan Garut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 5,4, Ini Penjelasan BMKG
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono. Menurut dia, tanaman kunyit memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Sebagai tanaman herbal, juga memiliki banyak manfaat untuk Kesehatan.
Selain bisa meningkatan ketahanan tubuh, kunyit juga sangat cocok untuk Kesehatan pencernaan. Ia berharap budidaya kunyit yang dikembangkan petani bisa berhasil sehingga menambah pendapatan yang dimiliki.
“Tentunya agar panen bagus, nantinya tanaman kunyit juga harus dirawat dengan baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.