Profil AKBP Rosana Albertina Kapolres Gunungkidul
AKBP Rosana Albertina Labobar resmi memimpin Polres Gunungkidul dan memperkenalkan konsep Ngopeni untuk memperkuat pelayanan serta sinergi dengan masyarakat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Mayat seorang laki-laki ditemukan membusuk di Alas Ngampar di Padukuhan Parangrejo, Girijati, Purwosari, Sabtu (21/10/2023) petang. Hasil identifikasi dari polisi, diketahui jasad itu adalah bernama Ngajiyo, 59, asal Kapanewon Pundong, Bantul.
Kasi Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suranto mengatakan penemuan mayat yang sudah membusuk pertama kali diketahui oleh Jumali, 60, warga Parangrejo saat mencari rumput. Ketika melintas di dekat penemuan jasad itu, saksi mencium bau busuk yang menyengat.
Penasaran dengan bau ini, Jumali langsung berusaha mencari sumbernya hingga akhirnya menemukan jasad korban. “Pencarian tidak dilakukan sendiri karena juga melibatkan warga lainnya yang berada di Alas Ngampar,” kata Suranto kepada wartawan, Minggu (22/10/2023) siang.
Temuan ini langsung dilaporkan ke Pemerintah Kalurahan Girijati. Selanjutnya laporan diteruskan ke Polsek Purwosari guna proses evakuasi. “Setelah mendapatkan laporan petugas polsek langsung mendatangi tempat penemuan mayat,” katanya.
BACA JUGA: Warga Geger, Perempuan asal Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos
Sebelum dievakuasi sudah dilakukan pemeriksaan medis. Adapun hasilnya, tidak diketemukan luka akibat tanda-tanda kekerasan.
Selain itu, diperkirakan jasad sudah meninggal dunia kurang lebih sekitar 14-20 hari yang lalu. Jenasah langsung dievakuasi oleh Satlinmas Rescue Istimewa wilayah operasi III Pantai Parangtritis.
Guna mengungkap identitas korban, polisi langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil identifikasi degan mengacu pada ciri fisik dan pakaian yang dipergunakan diketahui jasad merupakan warga asal Pundong, Bantul. “Sudah dicek dan keluarga membenarkan bahwa temuan jasad merupakan keluarganya yang meninggalkan rumah sejak satu bulan lalu,” katanya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, lanjut Suranto, Ngajiyo memiliki riwayat penyakit diabetes, depresi, dan pernah dirawat inap di Rumah sakit. “Jenazah sudah diserahkan dan dikebumikan oleh keluarga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AKBP Rosana Albertina Labobar resmi memimpin Polres Gunungkidul dan memperkenalkan konsep Ngopeni untuk memperkuat pelayanan serta sinergi dengan masyarakat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 17 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 17 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
BYD menunjuk Inokom milik Sime Motors sebagai mitra perakitan EV di Malaysia. Strategi ini berbeda dengan pabrik BYD yang telah beroperasi di Subang, Indonesia.
Situs palsu iPhone Duo menawarkan voucher 500 dolar AS dan berpotensi menyerang iPhone rentan melalui DarkSword. Kenali ciri situs dan cara melindungi perangkat
Hamdan Tour mengumumkan Ruben Onsu tak lagi menjadi brand ambassador sejak 31 Agustus 2026. Perusahaan menegaskan kehidupan pribadi Ruben bukan representasi mer