Lereng Merapi Bersiap Panen Lebih Besar Saat Kebun Kopi Meluas
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Ilustrasi Posyandu – Antara/ Irwansyah Putra
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pos pelayanan terpadu (Posyandu) Lestari, Padukuhan Klipuh, Gulurejo, Lendah mewakili Kabupaten Kulonprogo dalam lomba posyandu tingkat provinsi. Posyandu tersebut memiliki sepuluh inovasi yang menjadi unggulan.
Penjabat (Pj) Bupati Kulonprogo, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan bahwa salah satu inovasi Posyandu Lestari adalah Permata Bunda yang memiliki fokus pada perbaikan pola makan balita melalui kebun gizi budaya keluarga.
"Melalui program ini setiap rumah memiliki tanaman sayur, buah, dan ternak untuk pemenuhan gizi balita," kata Made dalam rilis.
Lalu ada Bilik Asih Lestari yang merupakan inovasi tempat asi unik yang didesain portable. Desain tersebut berbeda dengan tempat asi yang biasanya memiliki desain permanen. Kemudian ada Pesan si Duta adalah program pemantauan pelaksanaan makanan pedamping balita (mpasi) di bawah dua tahun.
"Program ini memiliki fokus mengenai bagaimana memberikan makanan tambahan selain asi yang benar kepada ibu-ibu menyusui jadi tidak hanya kemudian hanya memberi asi tetapi juga makanan tambahan ini menjadi bagian penting untuk dilihat secara kandungan gizi," katanya.
Posyandu Lestari juga memiliki program yang berfokus pada kesehatan rohani, bukan hanya jasmani melalui Karya Seni Mami atau Kenal Huruf Hijaiyah Sejak Dini Bersama Umi.
BACA JUGA: Kampanye Kesehatan, Kader Posyandu Diminta Tingkatkan Skill
Sementara untuk Program Wisuda si Asik menjadi inovasi program penghargaan bagi ibu yang berhasil memberikan asi eksklusif selama enam bulan kepada bayinya. Setelahnya ada Salur Gemas yang merupakan program nutrisi berupa sayuran dan telur untuk generasi emas. Program tersebut menjadi bagian dari stunting atau tengkes yakni bagaimana memberikan asupan gizi kepada putra dan putri dari masa tumbuh kembangnya yakni dari 1000 hari masa pertumbuhan sampai berusia balita.
Program ke tujuh ada Gelar Desa Polis adalah program yang menyasar lingkungan dengan wujud gerakan langkah warga sedekah sampah untuk posyandu peduli gizi.
"Inovasi yang dihadirkan dalam program ini menekankan bahwa penyelenggaraan posyandu juga berkaitan dengan upaya-upaya untuk peduli terhadap lingkungan dengan mengoptimalkan keberadaan sampah yang ada seperti botol plastik untuk dikumpulkan dan anggaran dananya digunakan untuk kontribusi peduli gizi," ucapnya.
Tiga program lain yaitu Ketan Madu, Jemput Dahak, dan E-Posyandu. Program Ketan Madu merupakan program Posyandu Lestari bersama kelompok tani (KT). Jemput Dahak memiliki fokus penyakit TBC. Melalui program ini diharapkan kader-kader yang ada aktif untuk mencari tahu warga yang punya potensi TBC.
"Kalau E-Posyandu itu penggunaan digitalisasi untuk pelayanan publik turut berperan melalui program ini di mana melalui inovasi program ini, khususnya sisi operasional, posyandu akan mampu mendata masyarakatnya tidak hanya secara manual saja tetapi juga secara elektronik atau memanfaatkan teknologi digital dengan optimal," lanjutnya.
Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Pemprov DIY, Sukamto, mengaku Posyandu Lestari layak menjadi juara.
"Secara sepintas Posyandu [Lestari] di Padukuhan Klipuh ini layak untuk juara artinya layak, bisa untuk juara satu, dua, dan tiga. Nanti tim juri yang akan menilai dan saya tekankan penilaian harus dilaksanakan secara objekif," kata Sukamto yang juga Ketua Tim Juri Lomba Posyandu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Kongres XI WUJA 2026 di Jogja diikuti lebih dari 1.000 alumni Jesuit dari berbagai negara. Sultan HB X mengajak memperkuat persaudaraan dan kepemimpinan berbasi
Kemantren Umbulharjo memperluas gerakan pilah sampah dari rumah. Pemkot Jogja menargetkan pengurangan sampah organik melalui Mas JOS.
Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner saat menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026.
Geely Coolray resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV turbo 174 PS ini dibanderol mulai Rp333 juta dan siap bersaing dengan Honda HR-V hingga Hyundai Creta.
Prabowo Subianto meminta jenderal TNI tidak menjadi "jenderal salon" dan menginstruksikan TNI, Polri, serta kepala daerah rutin memantau kebersihan lingkungan.