Gol Debut Melvyn Lorenzen Jadi Modal Tatap Laga di Maguwoharjo
Gol debut Melvyn Lorenzen ke gawang Bali United mendongkrak kepercayaan diri jelang laga kandang PSS kontra Madura United.
Proyek pelebaran jalan di Ring Road area Trihanggo, Sleman, Senin (23/10/2023)./Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Proyek pembangunan Tol Jogja-Solo di Ring Road area Trihanggo terus menunjukkan perkembangan. Saat ini tahap pelebaran jalan akan memasuki sisi utara bagian timur simpang Kronggahan, dan diperkirakan rampung November 2023.
Humas PT. Adhi Karya Pembangunan Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto mengungkapkan saat ini progres pelebaran jalan terus dikerjakan. "Ring Road masih pelebaran. Jadi kita masih ada pengerjaan di pinggir-pinggir itu, pelebaran," ungkapnya, Rabu (1/11/2023).
Tahap pelebaran jalan Ring Road merupakan bagian awal dari penggarapan proyek tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 ruas Junction Sleman-Trihanggo. Pelebaran jalan ini dimaksudkan untuk memberi ruang bagi pengendara agar tetap bisa melintas saat pengerjaan pilar penyangga tol di tengah Ring Road dikerjakan.
Secara umum pelebaran jalan akan dilakukan di jalan Ring Road bagian timur dan bagian barat simpang empat Kronggahan. Pelebaran ini dilakukan di sisi utara maupun selatan dengan lebar tambahan jalan satu meter tiap sisinya.
Tahap pelebaran jalan akan dikerjakan dari 500 meter timur simpang empat Kronggahan hingga jalan Ring Road bagian Tikungan Ngawen.
Setelah mulai digarap di sisi setelan dan utara bagian barat simpang empat Kronggahan di pertengahan Oktober. Lalu bergeser ke sisi selatan bagian timur simpang empat Kronggahan. Kini proyek pelebaran jalan akan menyasar sisi utara di timur simpang empat Kronggahan. "Hari ini mau mengarah ke utara yang sebelum timur simpang empat Kronggahan," ungkapnya.
BACA JUGA: Izin Penetapan Lokasi Tol Jogja-YIA Sudah Diajukan
Melihat progres yang Kini tengah berlangsung, Agung memperkirakan proyek pelebaran jalan ini bakal rampung di pertentangan November. "November pertengahan rampung, karena nanti kan Desember kita mulai ke tengah," tegasnya.
Dampak dari proyek pelebaran jalan ini, sejumlah utilitas jalan terpaksa dibongkar. Beberapa utilitas seperti lampu, rambu, pohon hingga halte ikut dibongkar.
"Kami masih ada pengerjaan di pinggir-pinggir itu, membongkar trotoar-trotoar itu. Kita bongkar untuk kita jadikan pelebaran yang satu meter itu," jelasnya.
Dari beragam utilitas yang kudu dibongkar dalam proyek tol Jogja-Solo itu, ada dua utilitas yang hingga kini belum dieksekusi. Utilitas tersebut ialah jaringan listrik dan kabel Telkom. "Belum dibongkar tinggal kabel PLN sama Telkom. Halte sudah on progress," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gol debut Melvyn Lorenzen ke gawang Bali United mendongkrak kepercayaan diri jelang laga kandang PSS kontra Madura United.
DPRD Kota Jogja mulai mengarahkan tamu kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mengenalkan produk lokal dan mendorong ekonomi masyarakat.
YIA menyalurkan Rp100 juta untuk penanganan stunting 115 balita di Kulonprogo melalui PMT, multivitamin, edukasi, dan ayam petelur.
BPBD Kota Jogja menyiapkan sistem notifikasi banjir langsung ke HP warga melalui jaringan seluler untuk mempercepat peringatan dini.
JJLS Kelok 23 Bantul-Gunungkidul resmi diuji coba 14-20 September 2026. Simak jam buka dan kendaraan yang diperbolehkan melintas.
BPS mencatat harga cabai rawit naik 27,54 persen dan memicu kenaikan IPH di 260 kabupaten/kota pada September 2026.