Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Ilustrasi penyakit cacar - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja mulai melakukan antisipasi penyebaran penyakit cacar monyet atau monkey pox. Penyakit menular ini telah ditemui di beberapa wilayah di Indonesia. Namun, hingga saat ini belum ada temuan kasus yang terjadi di Kota Jogja.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Emma Rahmi Aryani menuturkan cacar monyet termasuk dalam kategori penyakit zoonosis atau menular melalui hewan ke manusia. Saat ini berkembang hingga dapat menular dari manusia ke manusia. Emma menjelaskan, gejala penyakit ini hampir sama dengan cacar air. Ditandai dengan adanya benjolan berair atau bernanah.
BACA JUGA : Cegah Persebaran Cacar Monyet, Dinkes DIY Bakal Skrining Kelompok Tertentu
"Kemudian juga pembesaran kelenjar getah bening. Itu bedanya dengan cacar air," kata Emma, Kamis (2/9/2023).
Dia menambahkan, penularan penyakit cacar monyet bisa terjadi melalui udara. Sehingga masker masih diharapkan untuk senantiasa dipakai. Masyarakat juga diimbau untuk tidak berbicara tatap muka dengan penderita. Selain itu juga tidak melakukan hubungan seks dengan penderita cacar monyet.
"Kemudian juga untuk makan daging harus benar-benar matang, itu dianjurkan," ucapnya.
Sejauh ini, Dinkes Kota Jogja telah melakukan sejumlah upaya pencegahan. Misalnya dengan menggencarkan promosi kesehatan kepada masyarakat. Para dokter juga telah dibekali dengan tata laksana penanganan penyakit cacar monyet ini. Selain itu, melakukan penguatan surveilans dan sistem kewaspadaan dini. Penguatan surveilans berbasis masyarakat juga dilakukan di 45 kelurahan di Kota Jogja.
"Petugas melakukan pengamatan secara terus menerus secara aktif untuk mengumpulkan informasi dan memuat berita yang terkait dengan kasus penyakit di masyarakat, termasuk cacar monyet untuk dilaporkan secara rutin," katanya.
BACA JUGA : Penyebaran Cacar Monyet Didominasi Oleh Faktor Hubungan Sesama Jenis
Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo mengatakan meski tak ada kasus, tapi upaya pencegahan akan terus dilakukan. Masyarakat yang menemui gejala penyakit cacar monyet bisa langsung memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.
"Adanya RSUD dan 18 Puskesmas berkategori paripurna. Ini akan menjadi garda terdepan kita untuk memberikan layanan kesehatan," ujar Singgih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Media Vietnam menyarankan Malaysia meniru strategi Singapura untuk mengejar ketertinggalan dari Vietnam pada semifinal Piala AFF 2026.
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores, NTT hingga Rabu (19/8/2026). Aktivitas seismik masih fluktuatif dan butuh waktu stabil.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.
Sleman City Hall (SCH) menghadirkan rangkaian program dan aktivitas sepanjang Agustus 2026 melalui tema “YouthNited Nation”
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan