Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Ilustrasi penyakit cacar - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Mencegah persebaran penyakit cacar monyet atau monkeypox di DIY, Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY segera menggelar pemeriksaan alias skrining terhadap kelompok tertentu.
Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan sebagian besar penderita cacar monyet ditemukan pada kelompok tertentu yang biasa ditularkan melalui hubungan kontak fisik. Pihaknya akan menyasar pemeriksaan atau skrining kepada kelompok tersebut guna mencegah persebaran muncul di wilayahnya.
"Sebenarnya kami kan selalu upayakan deteksi dini terutama sasarannya kepada mereka yang kelompok tertentu itu diprioritaskan," kata Pembajun, Kamis (2/11/2023).
Sampai sekarang berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan RI puluhan warga Indonesia terdeteksi terpapar penyakit cacar monyet yang tersebar di sejumlah wilayah di antaranya DKI Jakarta, Bandung, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang.
Menurut Pembajun, penularan cacar monyet tidak seperti virus biasanya. Seseorang akan terpapar virus itu jika melakukan kontak fisik dengan penderita. "Belum ada laporan, mudah-mudahan jangan ada laporan, tapi itu penularannya juga tidak seperti virus, jadi memang harus ada kontak langsung," ujarnya.
BACA JUGA: Sultan HB X Mengingatkan Birokrat Bukan Sekadar Pekerja Kantoran
Apalagi kebanyakan penderita penyakit ini adalah dari kelompok tertentu melalui hubungan seksual, sehingga pihaknya berharap agar masyarakat turut melakukan pencegahan dengan mendatangi fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) jika mengalami gejala seperti cacar monyet.
"Jangan sampai masuk DIY ya, kita berharap bahwa mereka yang kemudian terkondisi seperti itu segera datang ke fasyankes, kalau gejalanya timbul. Misalnya demam dan yang paling penting adalah pembengkakan kelenjar getah benih," ujarnya.
Pihaknya mengaku layanan di fasyankes setempat juga siap. Para tenaga kesehatan (nakes) di sejumlah rumah sakit (RS) dan Puskesmas juga telah dibekali pengetahuan untuk menghadapi pasien dengan gejala dan suspect cacar monyet. "Fasyankes siap semua, kita juga sudah edukasi semua teman-teman nakes Puskesmas dan RS," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.