Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan, 14 Saksi Diperiksa
Polda DIY periksa 14 saksi dugaan malapraktik RSUD Prambanan, saksi ahli segera dipanggil awal Juli 2026.
Suasana Temu Bisnis UMKM dengan Mbizmarket diselenggarakan pada Jumat (3/11/2033) di area Pendopo Parasamya./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Temu Bisnis UMKM dengan Mbizmarket diselenggarakan di Sleman. Agenda ini diharapkan dapat menjadi jembatan UMKM untuk memperlebar pasar.
Wakil Bupati Danang Maharsa menyampaikan apresiasi pelaksanaan Temu Bisnis UMKM dengan Mbizmarket. Agenda ini dinilai Danang dapat menjadi sarana memperkenalkan produk UMKM. Selain itu kegiatan ini kata Danang memberi wawasan dan pengetahuan terkait proses pengadaan barang atau jasa melalui toko daring.
"Kami tentunya mengharapkan setelah kegiatan ini jumlah penggunaan produk dalam negeri, produk lokal UMKM, dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui Mbizmarket semakin meningkat, baik nilai transaksi, variasi produk dan mitra penyedianya," tutur Danang di Pendopo Parasamya, Jumat (3/11/2033).
Kegiatan ini lanjut Danang bisa menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Khususnya dalam pengadaan langsung.
Danang berharap keberadaan Mbizmarket dapat mendukung upaya Pemkab Sleman dalam menjembatani kebutuhan pemerintah akan proses transaksi non-tunai sekaligus mendorong peningkatan UMKM.
BACA JUGA: Tingkatkan Inovasi Produk UMKM, Ini yang Dilakukan Dinkop UKM Sleman
Ketua Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Sleman, Mae Rusmi menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan penyedia Mbiz dengan calon pembeli atau dalam hal ini disasar kepada OPD di Kabupaten Sleman. Muaranya diharapkan transaksi melalui Mbiz market dapat meningkat.
"Sampai dengan akhir 2023 ini sudah ada 954 penyedia yang bergabung dalam Mbiz. Angka ini luar biasa, dan kami harap dapat membantu pembeli atau OPD untuk memenuhi kebutuhannya," kata Mae.
Di sisi lain hingga saat ini potensi UMKM yang ada di Sleman ini sebanyak 109.673 unit. Dari jumlah tersebut sebanyak 25.272 UMKM bergerak di sektor makanan dan minuman.
Dengan potensi di atas, Mae berharap Temu Bisnis UMKM dengan Mbizmarket dapat dimanfaatkan sebagai sarana diskusi, untuk meningkatkan kualitas produk sehingga UMKM di Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY periksa 14 saksi dugaan malapraktik RSUD Prambanan, saksi ahli segera dipanggil awal Juli 2026.
FIFA resmi menolak banding Prancis terkait kartu kuning Michael Olise. Pemain sayap Les Bleus kini terancam absen di semifinal jika kembali menerima kartu.
Akupuntur berpotensi membantu mengurangi gejala gangguan cemas, memperbaiki tidur, dan meningkatkan relaksasi, namun tetap perlu dikombinasikan dengan terapi me
Akses air bersih Gunungkidul baru mencapai 90,93%. Pemkab memperkuat jaringan SPAM, sementara BPBD menyiapkan 1.150 tangki bantuan air.
Dokter menjelaskan bersin, batuk, dan gatal tak selalu dipicu cuaca. Kenali gejala alergi, pemicunya, serta pentingnya pemeriksaan medis.
Pentingnya tidur berkualitas bagi perempuan aktif. Ahli menjelaskan ritme sirkadian, melatonin, hingga sleep pressure.