Porsche Pangkas 9.000 Karyawan hingga 2035, China Jadi Biang Kerok
Porsche akan memangkas sekitar 9.000 tenaga kerja hingga 2035 sebagai bagian restrukturisasi di tengah penurunan penjualan di China dan melambatnya pasar kendar
Ilustrasi cuaca ekstrem - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta angkat bicara terkait suhu panas di beberapa lokasi, meskipun saat ini lokasi tersebut telah diguyur hujan. Suhu panas yang dirasakan tersebut terjadi karena awan hujan belum sepenuhnya terbentuk.
Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jogjakarta Reni Kraningtyas mengatakan, pada awal bulan November ini, sebagian wilayah DIY belum masuk musim penghujan, dan masih masuk masa pancaroba. Kondisi inilah yang membuat awan hujan belum banyak terbentuk.
"Adanya fenomena El Nino juga menyebabkan intensitas curah hujan berkurang," katanya, Minggu (5/11/2023).
Atas kondisi tersebut, Reni mengungkapkan jika intensitas sinar matahari saat ini masih optimal. Hal ini menjadikan suhu udara di DIY masih terasa gerah atau panas. Di sisi lain, meski posisi matahari sudah perlahan-lahan bergerak ke selatan menjauhi equator. Namun, radiasi sinar matahari tetap membuat suhu udara gerah.
"Nantinya suhu udara di DIY akan kembali turun," jelas Reni.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca DIY Minggu 5 November 2023, Sleman Hujan Ringan
Sementara, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menyebut ganguan pernafasan cukup banyak dikeluhkan oleh masyarakat pada musim kemarau saat ini. Kondisi udara yang kering ditambah keberadaan debu membuat persoalan gangguan pernafasan tidak bisa dihindari.
"Kondisinya memang seperti itu. Banyak keluhan batuk dan pilek karena banyak debu," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sleman Esti Kurniasih.
Esti juga menyebut jika sudah banyaknya masyarakat yang tidak menggunakan masker juga berdampak pada masifnya penyebaran jenis penyakit tersebut. Sebab dengan tidak terlindunginya sistem pernafasan seperti hidung dan mulut, membuat virus penyakit semakin mudah ditularkan antar manusia.
"Untuk itu kami imbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker. Agar debu tidak mudah masuk dan berdampak kepada gangguan pernapasan,"ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Porsche akan memangkas sekitar 9.000 tenaga kerja hingga 2035 sebagai bagian restrukturisasi di tengah penurunan penjualan di China dan melambatnya pasar kendar
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
Rumah di Karanganyar terbakar diduga akibat anak berusia delapan tahun bermain korek api. Damkar Sragen membantu pemadaman selama sekitar 30 menit.
GoPay mengalami gangguan pada Selasa siang. Pengguna Gojek kesulitan top up dan bertransaksi, sementara saldo dan data dipastikan tetap aman.
Curhatan wisatawan ditegur oknum fotografer di plang Malioboro viral. Dispar DIY memastikan wisatawan harus merasa aman dan nyaman saat berwisata.
PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan Raudi Akmal. Kuasa hukum menilai alat bukti penetapan tersangka belum memenuhi ketentuan hukum.