Imigrasi YIA Gagalkan Keberangkatan Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Salah satu bangunan program RTLH dengan arsitektur gaya Yogyakarta di Bawuran, Pleret, Bantul. /Youtube.
JOGJA—Sebagian besar program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah baru dengan arsitektur gaya Yogyakarta di wilayah DIY telah selesai dibangun. Proyek ini didanai dengan dana keistimewaan sebesar Rp29,1 miliar yang menyasar 435 RTLH seluruh DIY terbagi menjadi dua yaitu pembangunan khusus RTLH dan RTLH terintegrasi.
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho mengatakan program RTLH di 2023 ini memang lebih banyak dibandingkan 2022 lalu yaitu menyasar 453 rumah seluruh DIY dengan biaya total Rp29,1 miliar. Dari ratusan rumah itu terbagi menjadi dua, terdiri atas pembangunan RTLH saja dan RTLH terintegrasi yang di dalamnya juga memperbaiki jalan hingga sanitasi lingkungan warga.
Pembangunan RTLH ini diampu oleh Dinas PUP-ESDM DIY terutama dari proses verifikasi RTLH dari keluarga yang akan menerima manfaat bantuan tersebut.
BACA JUGA : Informasi Tentang Dana Keistimewaan Bisa Diakses di Semua Platform Digital
Adapun pembangunan rumah arsitektur gaya Yogyakarta pada 2023 ini sebagian besar telah terselesaikan dan sudah bisa ditempati warga. “Sekarang sebagian besar sudah selesai dibangun, hampir semuanya sudah selesai, hanya beberapa saja yang masih proses. Beberapa kalurahan sudah melaporkan ke kami bahwa proses pembangunan sudah selesai dan mulai menempati rumah baru tersebut,” kata Aris kepada Harian Jogja, Minggu (5/11/2023).
Adapun anggaran setiap rumah untuk RTLH sebesar Rp50 juta setiap satu unit rumah. Rumah tersebut dibangun dengan khusus arsitektur khas Yogyakarta. Menurut Aris, program RTLH kemungkinan masih akan berjalan di 2024 mendatang meski demikian ia belum bisa memastikan jumlahnya. Melalui program ini harapannya masyarakat DIY yang rumahnya berstatus RTLH mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. “Program RTLH dengan danais ini masih berjalan di 2024,” katanya.
Salah satu RTLH arsitektur gaya Yogyakarta yang tuntas dibangun adalah di Kalurahan Bawuran, Pleret, Bantul. Lurah Bawuran, Pleret, Bantul Supardiono mengatakan seluruh pembangunan RTLH menjadi rumah dengan arsitektur gaya Yogyakarta di kalurahannya di 2023 telah selesai dibangun. Adapun di kalurahannya, program ini menyasar sebanyak 10 RTLH yang sebelumnya telah melalui proses verifikasi oleh Dinas PUP-ESDM DIY. “Sebelumnya dilakukan verifikasi lebih dahulu dan penerima manfaatnya tepat sasaran,” katanya.
Program ini memberikan manfaat kepada masyarakat karena memiliki rumah lebih layak huni. Selain itu arsitektur rumah lebih unik yaitu khas Jogja, di antaranya pintu dan jendela kayu model lama yang dicat dengan warna hijau dan kuning.
BACA JUGA : Didukung Dana Keistimewaan, Desa Wisata di Kulonprogo 3 Kali Raih ADWI
“Kami mewakili warga tentu menghaturkan banyak terima kasih kepada Pemda DIY atas program bantuan ini. Semua bantuan pembangunan rumah arsitektur gaya Yogyakarta di Kalurahan Bawuran di 2023 ini telah selesai dibangun,” kata Supardiono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.