Anggota DPRD Sleman Wahyudi Kurniawan Soroti Ketahanan Pangan dan Ekonomi Tempel
Anggota DPRD Sleman Wahyudi Kurniawan mendorong penguatan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kapanewon Tempel.
Jemaah calon haji mengikuti upacara pelepasan di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kediri, Jawa Timur, Selasa (30/5/2023)./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Kantor Kemenag Bantul mengaku masih menunggu kuota tambahan jemaah haji untuk tahun depan.
Kepala Kemenag Bantul, Ahmad Shidqi menyampaikan Pemerintah Arab Saudi telah memberikan tambahan sekitar 20.000 jemaah untuk 2024. Sementara DIY mendapatkan kuota tambahan 2024 sekitar 300 jemaah.
“Ini [tambahan 300 jemaah] belum dibagi per kabupaten, karena nanti juga melihat kuota per kabupaten juga berbeda-beda,” katanya saat ditemui di Pendopo Manggala Parasamya II kompleks Pemkab Bantul II, Rabu (22/11/2023).
Sementara menurut Ahmad, Kantor Kemenag Bantul telah menetapkan ada 1.003 jemaah haji yang akan diberangkatkan tahun depan. Jumlah tersebut belum termasuk dengan tambahan jemaah haji tahun depan.
Kuota yang ditetapkan tersebut pun tidak berbeda jauh dengan total jamaah haji yang diberangkatkan tahun ini dari Bantul sebanyak 1.001 jemaah haji.
Ahmad menyampaikan Bantul menduduki peringkat kedua kabupaten di DIY dengan kuota keberangkatan jemaah haji yang cukup tinggi. Di peringkat teratas ada Sleman dengan kuota keberangkatan jemaah 2023 lebih dari 1.000 jemaah atau lebih banyak sekitar 100-150 jemaah ketimbang total jemaah Bantul. “[Kuota tambahan jemaah haji tahun 2024] Dibagi setiap kabupaten berbeda-beda sesuai jumlah penduduk dan kuota setiap tahunnya,” ujarnya.
Sementara menurut Ahmad saat ini masa tunggu ibadah haji di Kabupaten Bantul mencapai 34 tahun. Adapun, calon jemaah haji lansia ada sekitar 30% dari total jemaah haji yang ada di Kabupaten Bantul.
BACA JUGA: Ibadah Haji 2023, 9 Jemaah Haji DIY Meninggal, Ini Rinciannya
Meski begitu, berdasarkan Keputusan Menteri Agama No.189/2023 alokasi kuota prioritas jemaah lansia sebesar 5% dari kuota jemaah haji reguler. “Setiap tahun ada, setiap tahun kuota kita berapa, sesuai nomor urut. Jadi enggak bisa di luar nomor urut, memang ada kuota 5 persen bagi lansia, minimal usia 65 tahun bisa maju, nanti di setiap kabupaten urut tertua, dan minimal sudah mendaftarkan minimal 5 tahun lalu,” katanya.
Dia pun berharap jemaah haji lansia dapat mempersiapkan diri dari segi kesehatan dan finansial untuk dapat diberangkatkan pada keberangkatan haji tahun depan. “Dalam waktu dekat ini sebelum akhir tahun Insyaallah sudah ada pembagian masing-masing berapa [kabupaten kota di DIY],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD Sleman Wahyudi Kurniawan mendorong penguatan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kapanewon Tempel.
Dinkes Kulon Progo mencatat 64 kasus leptospirosis dan tujuh kematian sepanjang 2026. Petani menjadi kelompok paling rentan terpapar.
Simak cara melaporkan dugaan kecurangan TKA 2026, kanal pengaduan resmi, bukti yang perlu disiapkan, sanksi, dan jadwal ujian.
Indonesia mengirim 10 wakil ke Hylo Open 2026 di Jerman. Jonatan Christie berstatus juara bertahan, sedangkan Sabar/Reza unggulan pertama ganda putra.
Torino menjamu Como pada pekan kesembilan Serie A. Simak jadwal pertandingan, tren performa, prediksi susunan pemain, dan catatan pertemuan kedua tim.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Stadion Maguwoharjo. Gol Fornazari menit ke-86 belum mampu menyelamatkan Super Elja.