Cuaca Ekstrem Serang Kolam Gurame Sleman, Tebar Benih Diminta Ditunda
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Beberapa pelajar sekolah dasar (SD) dari enam kapanewon di Kulonprogo sedang menuju kelas untuk mendapat pelatihan metode pembelajaran Gasing di SDN Carikan, Lendah, Kulonprogo, Kamis (23/11/2023). Gasing merupakan metode pembelajaran untuk mata pelajaran Matematika. Metode tersebut diciptakan oleh ahli Fisika dan Matematika, Profesor Yohanes Surya. Di Kulonprogo, metode tersebut akan diterapkan di semua SD melalui surat edaran (SE).
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kabupaten Kulonprogo menjadi daerah pertama di DIY sebagai prorotipe penerapan metode pembelajaran Gasing.
Metode pembelajaran tersebut digunakan khusus untuk mata pelajaran (mapel) Matematika (MTK) yang kerap dianggap membosankan dan tidak menyenangkan. Metode tersebut diciptakan oleh ahli Fisika dan Matematika, Profesor Yohanes Surya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo, Arif Prastowo, mengatakan pelatihan tersebut menyasar 32 guru dan 64 pelajar SD dari enam kapanewon di Kulonprogo. Pelatihan metode pembelajaran gasing tersebut baru saja digelar di SD Negeri Carikan, Lendah, Kulonprogo dan akan berlangsung selama dua pekan ke depan.
“Metode Gasing ini adalah metode pembelajaran yang didesain bagi pelajar sehingga mereka dapat belajar matematika dengan asyik atau menyenangkan dan mudah. Dalam metode ini ada banyak permainan. Ketika pelajar mengenal angka pembagian dan perkalian, itu akan dilakukan dengan cara menyenangkan,” kata Arif ditemui di SDN Carikan, Lendah, Kamis (23/11/2023).
Arif menambahkan 32 guru yang sedang dilatih oleh sepuluh trainer nantinya akan menjadi trainer guru-guru di dalam sekolah dan luar sekolah masing-masing. Disdikpora menargetkan metode gasing sudah ada di semua SD di Kulonprogo selama setahun ke depan.
Dia menerangkan metode tersebut diharapkan membentuk pola pemikiran bahwa Matematika merupakan mapel yang mudah dan menyenangkan. Dengan begitu dalam proses pembelajaran di kelas akan lebih efektif.
“Saya pernah ke Jawa Timur dan di sana saya melihat kalau metode Gasing ini menjadi sesuatu yang bagus untuk belajar matematikan. Bahkan untuk anak-anak yang punya keterbatasan dalam mempelajari matematika. Ternyata anak-anak di sana [Jatim] dapat melakukan penghitungan, perkalian, pembagian dengan cepat, tepat, dan benar,” katanya.
Setelah pelatihan metode pembelajaran Gasing selesai, Disdikpora akan menerbitkan surat edaran (SE) kepada seluruh SD di Kulonprogo mengenai penggunaan metode Gasing dalam pembelajaran Matematika.
Koordinator Pelatihan Metode Pembelajaran Gasing di Kulonprogo, Delina Purnama, mengatakan Gasing merupakan pemendekan dari gampang, asik, dan menyenangkan.
“Target yang direncakanan untuk penerapan metode Gasing di seluruh Indonesia itu 500 kabupaten. Sejauh ini sudah ada di Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, dan Papua juga banyak,” kata Delina.
Delina menjelaskan metode Gasing tidak hanya fokus pada pembelajaran Matematika atau aspek inteligensi namun juga sosial. Tegas dia, pintar secara inteligensi penting namun ada yang tidak kalah penting yaitu kepedulian terhadap sesama dan alam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Pemerintah menghormati putusan MK soal pemisahan anggaran MBG dari dana pendidikan dan akan mengkaji dampaknya terhadap APBN.
Prabowo meminta gubernur dan bupati tidak mengerahkan warga untuk menyambut kunjungan kerjanya agar masyarakat tidak menunggu berjam-jam.
Dokter bedah onkologi mengingatkan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Kasus terus meningkat dan banyak pasien datang saat stadium lanjut.
KPK menahan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi komisi asuransi perkapalan PT Pelni dan PT Jasindo dengan kerugian negara Rp15,6 miliar.
Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka kasus dugaan TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menahannya selama 20 hari.