Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Wakapolda DIY, Brigjen. Pol. R. Slamet Santoso, dalam Jumat Curhat, di Laguna Depok, Kalurahan parangtritis, Kretek, Jumat (24/11/2023)/Istimewa-Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Polda DIY menyebut kejahatan yang paling sering terjadi di DIY adalah penipuan dengan korban paling banyak perempuan. Hal ini disampaikan Polda DIY dalam acara Jumat Curhat yang digelar di Laguna Depok, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Jumat (24/11/2023).
Wakapolda DIY, Brigjen. Pol. R. Slamet Santoso, mengatakan hasil evaluasi Polda DIY, kejahatan yang paling banyak terjadi adalah kasus penipuan, baik itu penipuan offline maupun penipuan online. “Ini sedang kita teliti dan kebanyakan korbannya adalah perempuan,” katanya.
Menurutnya, perempuan sering menjadi korban kasus penipuan karena biasanya suka ketika di iming-imingi hadiah atau diskon. “Ditambah lagi warga Bantul yang dikenal dengan keramahtamahannya, terbuka, nrimo, sehingga kita kurang ada rasa curiga bahwa terhadap orang yang akan berbuat tidak baik terhadap kita,” ujarnya.
Selain itu, Wakapolda juga mengingatkan tentang tingkat kejahatan laten, yakni narkoba, terorisme atau radikalisme dan gadget atau kejahatan dengan ponsel. “Tiga bahaya tadi harus kita antisipasi bersama-sama. Dan itu tidak bisa hanya polisi yang menegakkan, tapi juga dari aparat Pemda, TNI dan tentunya warga masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA: Penipuan Online Marak Terjadi di Bantul, Begini Modusnya
Ia mencontohkan, saat pengungkapan kasus narkoba di Banguntapan beberapa waktu lalu. Pengungkapan tersebut juga merupakan hasil bantuan dari masyarakat sekitar menginformasikan sehingga bisa tertangani.
Adapun terkait kejahatan jalanan yang sempat marak, menurutnya kepolisian sudah menganangi dan melakukan upaya pencegahan. “Data terakhir, dari hasil analisa dan evaluasi kita, sudah menurun drastis. Akan kita kurangi terus, hingga Jogja betul-betul aman, sehingga warga bisa keluar kapanpun dengan aman, dan tidak was-was,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, iaberharap peran orang tua ikut serta mendukung pemberantasan kejahatan jalanan untuk tidak menjadi korban maupun pelaku. “Jangan sampai anaknya pergi ke mana sampai tidak tahu,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.