Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Wakapolda DIY, Brigjen. Pol. R. Slamet Santoso, dalam Jumat Curhat, di Laguna Depok, Kalurahan parangtritis, Kretek, Jumat (24/11/2023)/Istimewa-Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Polda DIY menyebut kejahatan yang paling sering terjadi di DIY adalah penipuan dengan korban paling banyak perempuan. Hal ini disampaikan Polda DIY dalam acara Jumat Curhat yang digelar di Laguna Depok, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Jumat (24/11/2023).
Wakapolda DIY, Brigjen. Pol. R. Slamet Santoso, mengatakan hasil evaluasi Polda DIY, kejahatan yang paling banyak terjadi adalah kasus penipuan, baik itu penipuan offline maupun penipuan online. “Ini sedang kita teliti dan kebanyakan korbannya adalah perempuan,” katanya.
Menurutnya, perempuan sering menjadi korban kasus penipuan karena biasanya suka ketika di iming-imingi hadiah atau diskon. “Ditambah lagi warga Bantul yang dikenal dengan keramahtamahannya, terbuka, nrimo, sehingga kita kurang ada rasa curiga bahwa terhadap orang yang akan berbuat tidak baik terhadap kita,” ujarnya.
Selain itu, Wakapolda juga mengingatkan tentang tingkat kejahatan laten, yakni narkoba, terorisme atau radikalisme dan gadget atau kejahatan dengan ponsel. “Tiga bahaya tadi harus kita antisipasi bersama-sama. Dan itu tidak bisa hanya polisi yang menegakkan, tapi juga dari aparat Pemda, TNI dan tentunya warga masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA: Penipuan Online Marak Terjadi di Bantul, Begini Modusnya
Ia mencontohkan, saat pengungkapan kasus narkoba di Banguntapan beberapa waktu lalu. Pengungkapan tersebut juga merupakan hasil bantuan dari masyarakat sekitar menginformasikan sehingga bisa tertangani.
Adapun terkait kejahatan jalanan yang sempat marak, menurutnya kepolisian sudah menganangi dan melakukan upaya pencegahan. “Data terakhir, dari hasil analisa dan evaluasi kita, sudah menurun drastis. Akan kita kurangi terus, hingga Jogja betul-betul aman, sehingga warga bisa keluar kapanpun dengan aman, dan tidak was-was,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, iaberharap peran orang tua ikut serta mendukung pemberantasan kejahatan jalanan untuk tidak menjadi korban maupun pelaku. “Jangan sampai anaknya pergi ke mana sampai tidak tahu,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Peneliti OpenAI dan Google DeepMind memperingatkan risiko AI yang mampu mengembangkan diri sendiri dan berpotensi sulit dikendalikan manusia.
Daftar 9 beasiswa luar negeri tanpa batas usia untuk S1 hingga S3, lengkap dengan syarat, cakupan, dan jadwal pendaftarannya.
Fernando Alonso memastikan bertahan di Aston Martin. Simak alasan pembalap 45 tahun itu tetap melanjutkan karier di Formula 1.
Tri Wahyuni tampil di Asian Games 2026 pada 1 Oktober. Simak jadwal kualifikasi senam ritmik dan peluangnya menuju final.
Media Bangladesh menyoroti Timnas Indonesia jelang laga penentu Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Kamis (1/10/2026)