Tim 9 Kejagung: Perkara TPPU Febrie Adriansyah Masuk Finalisasi, Segera P-21
Perkara TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah masuk tahap finalisasi. Tim 9 Kejagung menunggu P-21 sebelum penyerahan tersangka dan barang bukti.
Ilustrasi Komisi Pemilihan Umum - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul masih menunggu pemberitahuan berkampanye dari partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 untuk jadwal pertemuan terbatas dan tatap muka.
Ketua KPU Gunungkidul Asih Nuryanti di Gunungkidul, Rabu (29/11/20230, mengatakan pelaksanaan kampanye Pemilu 2024 telah dimulai Selasa, 28 November 2023 dan berakhir 10 Februari 2024, namun hingga hari belum ada surat pemberitahuan berkampanye. "Peserta pemilu yang akan melaksanakan kampanye harus memberikan surat pemberitahuan berkampanye kepada KPU," kata Asih.
Ia mengatakan tahapan kampanye ini terbagi menjadi dua. Yakni, pertemuan terbatas dan tatap muka yang dimulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Adapun kampanye kedua dengan model rapat umum. Untuk pelaksanaannya baru dimulai 21 Januari-10 Februari 2024. "Sekarang baru pertemuan tatap muka dan terbatas. Di dalam kegiatan ini yang hadir dibatasi paling banyak 1.000 orang di setiap lokasinya,” kata Asih.
Menurut dia, tahap kampanye tatap muka dan pertemuan terbatas, KPU tidak membuat jadwal berkampanye bagi setiap parpol. Penyusunan jadwal hanya untuk kampanye rapat umum.
BACA JUGA: Konflik Monyet Ekor Panjang dan Warga di Gunungkidul Tak Berkesudahan, UGM Bikin Kajian
“Jadi selama pertemuan terbatas dan tatap muka boleh dilaksanakan setiap hari. Yang terpenting ada surat pemberitahuan ke Polres Gunungkidul, KPU hingga Bawaslu,” katanya.
Ketua Bawaslu Gunungkidul Andang Nugroho mengatakan, hingga pelaksanaan hari kedua kampanye tatap muka dan pertemuan terbatas masih landai.
Hingga sekarang juga belum ada partai politik yang memberitahukan tentang agenda kampanye ini.
“Memang tidak ada jadwalnya, tapi harus memberikan surat pemberitahuan. Hingga sekarang, belum ada yang mengirimkan surat untuk berkampanye tatap muka maupun pertemuan tertutup,” katanya.
Meski demikian, Andang memastikan pihaknya akan melakukan pengawasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dimiliki. Untuk kesiapan, Bawaslu Gunungkidul juga sudah menggelar apel kesiapan pelaksanaan kampanye di tahapan Pemilu 2024.
"Kami sudah menginstruksikan petugas pengawasan mulai dari Bawaslu, Panwaslu hingga pengawas di tingkat kelurahan agar menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya untuk mengawasi pelaksanaan kampanye,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Perkara TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah masuk tahap finalisasi. Tim 9 Kejagung menunggu P-21 sebelum penyerahan tersangka dan barang bukti.
DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggalakkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi sosial kepada masyarakat mengenai bahaya judi online (judol)
KPK mengungkap kasus HGB Summarecon di Bogor bermula dari sengketa tanah hingga muncul dugaan permintaan Rp2 miliar untuk buka blokir SHGB.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 16 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal dari Jogja dan Kutoarjo lengkap.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.