Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana taman kuliner di Terminal Wonosari yang sepi dan banyak PKL yang menutup jualannya, Selasa (5/12/2023). - Harian Jogja/Triyo Handoko
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Taman kuliner yang berada di kompleks Terminal Wonosari di Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul sepi pembeli. Para pedagang di taman kuliner yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKIL) Terminal Wonosari itu menilai minimnya akses pengunjung ke area mereka jadi sebab sepinya taman kuliner itu.
Sepinya taman kuliner dan permintaan akses jalan masuk lain ke area jualan sudah disampaikan APKIL ke pihak pengelola Terminal Wonosari. Aspirasi tersebut diterima dan hendak direalisasikan pada 2024 mendatang.
Salah satu pengurus APKIL Terminal Wonosari, Mega Sari, warga Mijahan, Kapanewon Semanu menjelaskan selain akses juga perlu mengadakan event untuk menarik pembeli di area jualannya. “Kalau ada event itu ramai, seperti kemarin ada pentas jatilan semua pedagang buka jualan dan hasilnya juga lumayan,” katanya, Selasa (5/12/2023).
Mega menjelaskan kini hanya ia dan seorang PKL lain yang berjualan tiap hari di Terminal Wonosari. “Total PKL di sini ada 50 tapi yang tiap hari buka Cuma dua, saya dan Pak Joyo, sebenarnya ini juga perlu kesabaran karena memang baru juga area jualan ini,” ungkapnya.
BACA JUGA: Puluhan Guguran Lava Masih Terjadi di Gunung Merapi, Mengarah ke 2 Sungai Ini
Taman Kuliner Terminal Wonosari, jelas Mega, belum lama dibangun di mana resminya PKL berjualan pada Maret kemarin. “Saya masih tiap hari jualan juga karena sabar, sekarang sudah ada pelanggan sendiri dari pegawai pengelola terminal, tapi kalau pengunjung memang sedikit yang beli,” terangnya.
Mega menyebut sepinya pembeli dari pengunjung Terminal Wonosari, Gunungkidul memang perlu menambah akses jalan. “Rencananya kami usul ada jalan lain dari luar ke sini, tidak hanya satu pintu yang bagian depan itu saja,” ujarnya.
Sementara itu Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Dhaksinarga Wonosari Aris Farwanto menyebut sudah menerima masukan dari para PKL taman kuliner di wilayahnya. “Sudah kami tindaklanjuti di mana akan dibuka pintu lain agar pengunjung terminal mudah ke sana, dan agar lebih ramai lagi,” jelasnya, Selasa sore.
Aris menyebut kajian untuk membuka akses baru ke area taman kuliner juga sudah dilakukan. “Kajian ini untuk mendukung rencana itu, agar terminal juga lebih ramai dan tetap nyaman dan aman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.